Peluncuran buku antologi literasi keuangan
Peluncuran buku antologi literasi keuangan "Dear Money, We Need to Talk” di Perpustakaan Habibie & Ainun, Jakarta, Selasa, 13 Oktober 2026. Foto: medcom.id

BCA Digital Pecahkan Rekor MURI Lewat Buku Literasi Keuangan Karya Jurnalis

Fatha Annisa • 13 Oktober 2026 17:54
Ringkasnya gini..
  • BCA Digital meluncurkan buku antologi literasi keuangan Dear Money, We Need to Talk.
  • Buku tersebut meraih rekor MURI sebagai “Buku Literasi Keuangan Karya Jurnalis Terbanyak”.
  • Buku ini tersedia secara gratis dalam format e-book melalui situs resmi BCA Digital serta didistribusikan ke berbagai sarana edukasi di Indonesia.
Jakarta: PT Bank Digital BCA (BCA Digital) menggelar puncak penganugerahan bluPressAwards 2026 melalui peluncuran buku antologi literasi keuangan berjudul "Dear Money, We Need to Talk” di Perpustakaan Habibie & Ainun, Jakarta.
 
Buku ini menghimpun 50 artikel jurnalistik pilihan hasil kurasi bersama financial expert dari 118 karya jurnalis se-Indonesia, dengan pendekatan yang relevan bagi generasi muda untuk membantu masyarakat memanfaatkan produk perbankan sekaligus mengelola risikonya secara bijak.

“Ada banyak cerita. Ada yang bicara mengenai sandwich generation, banyak yang seperti itu. Harus membiayai ke atas dan ke bawah. Nabung-nabung buat healing, ada banyak juga. Benar-benar relevan dengan anak muda sekarang,” ujar Direktur Utama BCA Digital, Lanny Budiati dalam acara peluncuran buku "Dear Money, We Need to Talk”, Selasa, 13 Oktober 2026.

Lanny menyampaikan bahwa hubungan seseorang dengan uang bukan sekadar tentang seberapa banyak materi yang dimiliki, melainkan juga tentang arah dan pilihan dalam menyikapinya.
   
Menurutnya, setiap orang memiliki perjalanan finansial yang berbeda, dipengaruhi oleh kondisi pendapatan dan persoalan masing-masing, sehingga cara mengelola keuangan pun tidak bisa disamakan.
 
“Tidak ada satu formula yang sama untuk semua orang. Setiap orang punya formula yang berbeda dengan masalahnya masing-masing, dengan incomenya masing-masing, yang kemudian jadi cara khas mereka untuk bilang, ‘gini loh caraku mengelola keuangan’,” jelasnya.
 
Diterbitkan dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan (BIK), inisiatif ini juga menjadi bagian dari program bluAcademy untuk menjembatani gap 24,04% antara indeks inklusi (93,61%) dan literasi keuangan (69,57%) nasional.
 
WhatsApp Image 2026-10-13 at 17_47_21 (1)
Direktur Utama BCA Digital, Lanny Budiati dalam acara peluncuran buku "Dear Money, We Need to Talk”, Selasa, 13 Oktober 2026. Foto: medcom.id
   

BCA Digital Raih Rekor MURI

Momen ini sekaligus menjadi milestone bersejarah atas diraihnya penganugerahan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk rekor "Buku Literasi Keuangan Karya Jurnalis Terbanyak".
 
Head of Brand & Communication BCA Digital, Duardi Prihandiko, mengatakan bahwa rekor MURI yang diraih buku "Dear Money, We Need to Talk” menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi karya jurnalistik dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan keuangan.
 
Menurutnya, cerita nyata yang diangkat melalui pemberitaan dapat membuat edukasi finansial terasa lebih dekat dan mudah dipahami dibandingkan teori yang kaku.
 
“Rekor MURI ini menjadi stempel validasi resmi bahwa karya jurnalistik rekan-rekan media memiliki dampak abadi dalam menemani masyarakat belajar mengelola uangnya,” ungkap Duardi.
 
Buku "Dear Money, We Need to Talk" tidak dikomersialkan, Eksemplar buku ini diserahkan secara resmi untuk menjadi koleksi Perpustakaan Habibie & Ainun serta didistribusikan ke berbagai sarana edukasi di seluruh Indonesia. Masyarakat juga dapat mengunduh versi soft-copy (e-book) secara gratis melalui website resmi BCA Digital.

 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>