Tahun Baru Islam 1448 Hijriah (dok. Medcom)
Tahun Baru Islam 1448 Hijriah (dok. Medcom)

Menyambut Tahun Baru Islam, Kapan 1 Muharram 1448 Hijriah?

Muhammad Syahrul Ramadhan • 04 Juni 2026 14:30
Ringkasnya gini..
  • Menurut Kalender Kemenag, 1 Muharram 1448 Hijriah diperkirakan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026, dan dimulai sejak Magrib hari sebelumnya.
  • Pemerintah menetapkan hari Selasa, 16 Juni 2026 sebagai hari libur nasional resmi tanpa ada tambahan jatah cuti bersama.
  • Pergantian tahun Baru Islam ini diimbau menjadi sarana peningkatan keimanan, refleksi diri, serta mempererat silaturahmi.
Jakarta: Umat Islam di seluruh dunia saat ini telah memasuki bulan Dzulhijjah, yang merupakan bulan terakhir dalam sistem penanggalan kalender Hijriah. Setelah berakhirnya bulan yang identik dengan pelaksanaan ibadah haji dan perayaan Hari Raya Idul Adha ini, umat Muslim akan segera menyambut pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
 
Momen pergantian tahun ini selalu menjadi waktu yang dinanti-nanti oleh masyarakat Muslim sebagai simbol lembaran baru untuk mempertebal keimanan dan memperbaiki diri ke arah yang lebih baik.

Perkiraan Tanggal 1 Muharram 1448 Hijriah

Berdasarkan dokumen Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Momen ini sekaligus menjadi penanda sah dimulainya tahun baru dalam kalender Islam yang digunakan oleh umat Muslim di berbagai belahan negara.
 
Jika dihitung mundur sejak awal bulan Juni 2026, maka umat Islam memiliki waktu sekitar dua pekan untuk mempersiapkan diri dengan matang guna menyambut pergantian tahun Hijriah yang penuh makna ini.

Perbedaan Pergantian Hari Kalender Hijriah dan Masehi

Satu hal penting yang perlu diketahui dan dipahami oleh masyarakat adalah adanya perbedaan mendasar antara sistem kalender Hijriah dan kalender Masehi. Jika kalender Masehi memulai pergantian hari baru pada pukul 00.00 tengah malam, maka dalam kalender Islam, pergantian hari justru dimulai tepat saat matahari terbenam atau ketika memasuki waktu Magrib.

Oleh karena itu, pergantian tahun dari 1447 Hijriah menuju 1448 Hijriah sebenarnya sudah mulai terhitung sejak Senin, 15 Juni 2026 sore hari, begitu waktu Magrib tiba.
 
Tradisi dalam menyambut Tahun Baru Islam di tanah air biasanya diisi oleh jemaah dengan berbagai macam kegiatan keagamaan positif. Mulai dari menggelar doa bersama akhir dan awal tahun, pengajian, refleksi atau introspeksi diri, hingga kegiatan sosial yang bertujuan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
 
Bagi masyarakat Indonesia, pemerintah telah menetapkan hari peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai salah satu hari libur nasional resmi. Penetapan ini tertuang di dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama. Namun, berdasarkan ketentuan yang berlaku dalam SKB tersebut, peringatan Tahun Baru Islam pada hari Selasa, 16 Juni 2026 tidak disertai dengan cuti bersama. Hal ini berarti masyarakat hanya akan mendapatkan jatah libur nasional selama satu hari penuh pada hari Selasa, tanpa adanya tambahan hari libur di sebelum maupun sesudah tanggal tersebut.
 
Meski tidak memiliki rangkaian libur yang panjang, momen Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah tetap menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi umat Muslim. Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai sarana untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki kualitas ibadah, serta menyusun resolusi spiritual agar dapat menjalani tahun baru dengan jauh lebih baik.
 
(Fany Wirda Putri)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>