Jakarta: Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut Roblox sebagai salah satu platform digital yang melakukan perubahan paling signifikan dalam upaya melindungi anak di ranah digital.
Dari delapan platform digital yang ditetapkan berisiko tinggi, Roblox dinilai melakukan perubahan paling signifikan. Penilaian tersebut disampaikan setelah enam bulan penerapan PP Tunas yang mengatur perlindungan anak dalam penggunaan platform digital.
“Layaran dengan profil risiko tinggi yaitu YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Thread, X, Bigo Live, dan Roblox,” ujar Meutya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 15 September 2026.
Meutya mengatakan Roblox telah menerapkan sejumlah fitur perlindungan yang secara khusus dikembangkan dan diterapkan di Indonesia. Perubahan tersebut dinilai memberikan dampak langsung bagi pengguna, khususnya anak-anak dan orang tua.
Salah satu perubahan yang diterapkan Roblox adalah sistem klasifikasi berdasarkan usia pengguna. Melalui sistem tersebut, sekitar 23 juta akun pengguna di Indonesia secara otomatis dipindahkan ke Roblox Kids.
“Roblox juga melakukan teknologi age estimation yang cukup ketat dibandingkan dengan platform-platform lainnya karena juga menggunakan pengenalan wajah,” jelasnya.
Selain itu, Roblox melakukan perubahan pada fitur komunikasi untuk akun anak. Platform tersebut menghapus fitur chat atau komunikasi dengan orang yang tidak dikenal bagi pengguna anak sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko interaksi dengan pihak yang tidak seharusnya.
Kementerian Komunikasi dan Digital menilai langkah Roblox menunjukkan komitmen yang cukup progresif dibandingkan sejumlah platform digital lainnya.
“Roblox telah mengembangkan dan menerapkan sejumlah modifikasi fitur perlindungan aman yang khusus awalnya diterapkan di Indonesia dan berdampak langsung terhadap pengguna,” tutur Meutya.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan