medcom.id: Pesawat tempur F-16 Fighting Falcon jatuh berkeping empat di ujung landasan sebelah timur Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 12.00 WIB, 10 Maret 1997.
Kapten (Pnb) Dwi Sasongko yang mengawaki pesawat tempur seharga Rp50 miliar itu dikabarkan gugur dalam kecelakaan karena kursi pelontar tidak berfungsi. Pesawat tempur canggih itu masuk dalam jajaran Skuadron 3 yang berbasis di Pangkalan Udara Iswahyudi, Madiun.
Pesawat terjatuh setelah melaksanakan Air Combat Patrol di sekitar langit Jakarta. Pesawat jatuh saat pendaratan. Ada dua versi faktor kecelakaan ini. Yang pertama menyebut pesawat mengalami undrershoot, menjejak daratan sebelum masuk ambang landasan. Versi lain menyebut faktor cuaca buruk membuat pesawat terkena downdraft dan jatuh. (Media Indonesia)
medcom.id: Pesawat tempur F-16 Fighting Falcon jatuh berkeping empat di ujung landasan sebelah timur Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 12.00 WIB, 10 Maret 1997.
Kapten (Pnb) Dwi Sasongko yang mengawaki pesawat tempur seharga Rp50 miliar itu dikabarkan gugur dalam kecelakaan karena kursi pelontar tidak berfungsi. Pesawat tempur canggih itu masuk dalam jajaran Skuadron 3 yang berbasis di Pangkalan Udara Iswahyudi, Madiun.
Pesawat terjatuh setelah melaksanakan Air Combat Patrol di sekitar langit Jakarta. Pesawat jatuh saat pendaratan. Ada dua versi faktor kecelakaan ini. Yang pertama menyebut pesawat mengalami
undrershoot, menjejak daratan sebelum masuk ambang landasan. Versi lain menyebut faktor cuaca buruk membuat pesawat terkena
downdraft dan jatuh. (Media Indonesia)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIT)