Polisi saat gelar apel,--Foto: MI/Aries Munandar
Polisi saat gelar apel,--Foto: MI/Aries Munandar

Gerebek Pengedar Narkoba di Kampung Berlan, Polisi Disangka Tangkap Teroris

Yogi Bayu Aji • 19 Januari 2016 14:22
medcom.id, Jakarta: Polisi menggerebek terduga pengedar narkoba di Kebon Manggis, Berlan, Jakarta Timur. Namun, penggerebekan berakhir dengan amuk warga yang justru menyerang polisi.
 
Alhasil, polisi pun mengirimkan anggota bersenjata lengkap untuk mengamankan situasi. Kejadian itu langsung mendapatkan perhatian warga. Mereka menyangka, polisi sedang menangkap teroris.
 
"Polisinya datang dengan senjata lengkap, ada panser segala," kata seorang warga yang tak mau disebutkan namanya di Kampung Berlan, Jalan Slamet Riyadi, Kebon Manggis, Jakarta Timur, Selasa (19/1/2016).

Menurut dia, terlihat puluhan anggota Brimob yang datang ke lokasi. Mereka datang membantu mendukung tim Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hendro Pandowo dan Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Agung Budiyono.
 
"Ada sekitar 400 orang polisi mungkin waktu itu," jelas dia.
 
Polisi pun terus berkeliling di lokasi itu hingga tengah malam. Warga penasaran dengan kejadian yang ada di sekitar rumah. "Pada nanya-nanya itu ada apa. Kalau mereka yang enggak tahu bisa disangka teroris," jelas dia.
 
Polisi dikeroyok sejumlah warga saat menggerebek pengedar narkoba di Kebon Manggis, Berlan, Jakarta Timur, Senin 18 Januari lalu. Bahkan, aparat tersebut mengalami luka bacok di tubuhnya.
 
Kejadian bermula ketika polisi mencokok tiga pelaku pengedar narkoba sekitar pukul 16.00 WIB, di RT 12, RW 04 Kelurahan Kebon Manggis, Berlan, Jakarta Timur. Lokasi tepatnya di samping Kompleks Denzipur, pinggir Kali Ciliwung.
 
Enam orang anggota Polsek Senen dan dua orang intel melaksanakan penggrebekan di lokasi tersebut. Kemudian didapati tiga orang yang diduga pelaku bandar narkoba.
 
Satu di antara tiga pelaku tersebut berteriak minta tolong. Teriakan ini kemudian mengundang sekitar 15 orang warga yang tak jauh dari lokasi.
 
Mereka datang sambil membawa senjata tajam. Bahkan, mereka tak segan mengeroyok Kepala Unit Satres Narkoba Polsek Senen Iptu Prabowo yang memimpin operasi dan membacoknya.
 
Seorang petugas bernama Bripka Topik dan petugas intel bernama Sibe bahkan harus menyebur ke Kali Ciliwung untuk menghindari serangan dari warga. Warga kemudian lari membubarkan diri sedangkan Iptu Bowo ditolong anggotanya dan di bawa ke RSCM.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MBM)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>