Bus TransJakarta terbakar di Halte UI Salemba-- Foto: Asrorun Niam Saleh
Bus TransJakarta terbakar di Halte UI Salemba-- Foto: Asrorun Niam Saleh

Langgar Kontrak, Operator Lorena Didenda 2x Lipat

Nasional transjakarta terbakar
Misbahol Munir • 03 Juli 2015 13:41
medcom.id, Jakarta: Terbakarnya bus TransJakarta bernomor bodi LRN-045 di Halte UI Salemba, Jakarta Pusat, merupakan kelalaian operator Lorena. PT TransJakarta akan menjatuhkan sanksi kepada operator bus.
 
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta A.N.S. Kosasih mengatakan mendenda operator Lorena dua kali lipat. Sebab pihak operator tidak menjaga kualitas bus yang dioperasikannya.
 
"APAR yang ada di bus itu ternyata kosong. Ini pelanggaran ketentuan kontrak. Kami akan denda dua kali karena ada dua kejadian itu," jelas Kosasih melalui keterangan tertulis, Jumat (3/7/2015).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Apakah busnya atau pelaksanaan rekondisi dikaroserinya yang bermasalah? Terus mengapa apinya menjalar cepat sekali? Ini artinya mereka tidak memakai bahan tahan api saat rekondisi. Quality control mereka bagaimana?" tanya Kosasih.
 
Kosasih tidak bisa menerima kejadian ini. Karena itu ia akan mengandangkan semua bus Lorena yang dioperasikan untuk TransJakarta. Selain itu, pihaknya juga akan menerjunkan tim teknisi untuk memeriksanya.
 
"Semua bus Lorena yang dioperasikan akan segera kami kandangkan untuk diperiksa oleh personel teknis kami. Kami minta Lorena memanggil teknisi dari Komodo untuk bersama-sama teknisi kami melakukan audit dan pemeriksaan teknis terhadap 12 bus sisanya," tegas dia.
 
Dia menjelaskan, sesuai kontrak dengan Badan Layanan Umum Daerah Unit Pengelola Transjakarta Busway (BLUD UPT Busway) operator Lorena mengoperasikan 13 bus gandeng. Sesuai Peraturan Gubernur Nomor 99/2014, kontrak dilanjutkan terhitung mulai 1 Januari 2015.
 
Seperti diketahui, Bus TransJakarta milik operator Lorena bernomor bodi LRN-045 terbakar di Halte UI Salemba, Jakarta Pusat. Direktur Utama PT Transportasi Jakarta A.N.S. Kosasih gusar terhadap operator Lorena yang tidak menjaga kualitas bus yang dioperasikannya. "Saya benar-benar marah kepada Lorena karena kejadian ini," jelas Kosasih.
 
Dia menegur keras langsung direksi Lorena. Lorena dinilai tidak menjaga kualitas bus yang dioperasikan. Bus merk Komodo yang mereka gunakan baru saja selesai direkondisi dan baru dioperasikan beberapa hari lalu.
 

(MBM)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif