medcom.id, Tangerang: Sebanyak empat dari lima jenazah anak buah kapal (ABK) yang tewas kelaparan tiba di Terminal Kargo Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, sekitar pukul 22.30 WIB, Sabtu (6/6/2015). Penerbangan dilakukan dari Senegal menuju Jakarta menggunakan pesawat komersil dengan nomor penerbangan EK358 ETA. Untuk satu jenazah lainnya langsung di terbangkan ke daerah asalnya yakni Surabaya.
Setibanya di Bandara Soekarno Hatta, jenazah diserahkan langsung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Dakar kepada perwakilan Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Kepala SUb Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu Aji Surya menerangkan, nantinya empat jenazah ini akan diserahkan ke Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).
"Kelima ABK ini ditemukan tewas di perairan Dakar, Senegal. Mereka terkena dehidrasi akut dan kelaparan selama dua bulan," kata Aji di Bandara Soetta, Sabtu malam.
Menurutt dia, keempat jenazah tersebut langsung di bawa ke daerah asal masing-masing menggunakan ambulans. Mereka adalah Rasjo Lamtoro asal Tegal yang diberangkatkan PT Anugerah Bahari Pasifik, Sardi asal Brebes yang diberangkatkan PT Sumber Putera Abadi, Ruhiyatna Nopiyansah asal Subang yang diberangkatkan PT Arrion Mitra Bersama, serta Roko Bayu Anggoro asal Gunung Kidul, Yogyakarta yang diberangkatkan PT Sumber Purtera Abadi.
Diketahui, kelima ABK ini bekerja untuk kapal milik Chi Hsiang Fishery Co, Ltd asal Taiwan. Mereka bertugas di Bintang Samudra 68 dan Bintang Samudra 11.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan