Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa 5 November 2019. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa 5 November 2019. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

Penegak Hukum Bersinergi Usut Dana ke Desa Fiktif

Nasional dana desa
Theofilus Ifan Sucipto • 05 November 2019 16:05
Jakarta: Kepolisian bakal mengusut kasus aliran dana ke desa fiktif. Mereka bakal menggandeng penegak hukum lain.
 
"Prinsipnya kita akan berkoordinasi dengan badan penegak hukum lain," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa 5 November 2019.
 
Kepolisian bisa bekerja sama dengan kejaksaan. Tidak tertutup kemungkinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut terlibat dalam pengusutan dugaan aliran dana ke desa fiktif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia berharap koordinasi itu membuahkan hasil. Iqbal memastikan penegakan hukum akan dilakukan.
 
"Kita akan melakukan upaya penegakan hukum tapi akan bersinergi," ucap jenderal bintang dua itu.
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut banyak desa fiktif bermunculan akibat besarnya alokasi dana desa dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Hingga 30 September 2019, realisasi dana desa mencapai Rp42,2 triliun atau mencapai 62,9 persen.
 
"Kami mendengar ada transfer yang ajaib dari APBN dan muncul desa-desa baru yang tidak berpenghuni karena melihat jumlah dana yang ditransfer setiap tahunnya," ujar Ani sapaannya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin, 4 November 2019.
 
Ani menjelaskan informasi tersebut bersumber dari Kementerian Dalam Negeri. Terdapat beberapa desa baru tak berpenghuni yang mendapat aliran dana desa.
 
"Ada dana desa untuk desa yang ternyata baru saja dibuat," ungkapnya.
 
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar membantah pernyataan Sri. Namun, ia mengakui keberadaan desa tak berpenghuni.
 
"Dari telaah kita ada desa yang memang penduduknya sudah enggak ada. Jadi bukan hantu dalam artian ada dana ke sana," kata Abdul di Kemendes PDTT.
 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif