medcom.id, Bogor: Jajaran TNI dan Polri di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat menggelar patroli berskala besar menjelang kedatangan Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud ke Istana Bogor, Rabu 1 Maret 2017.
Patroli dipimpin Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Suyudi Ario Set melibatkan personel TNI dan Polri, berlangsung dari pukul 22.00 WIB Selasa 28 Februari hingga Rabu dini hari.
Suyudi mengatakan patroli skala besar yang dilakukan jajaran untuk mengantisipasi bentuk kerawanan dan mensterilkan jalur yang akan dilalui rombongan tamu dari kerajaan Arab Saudi.
"Kita coba untuk 'show off' agar orang-orang atau kelompok yang mungkin mencoba menganggu kamtibas atau mungkin mencoba menggangu agenda hari ini, akan berpikir untuk mengurungkan niatnya," kata Suyudi, seperti dilansir Antara.
Patroli skala besar ini menyusuri setiap wilayah di Kota Bogor, terutama di titik-titik rawan hambatan arus lalu lintas, seperti wilayah Empang, Lawang Seketeng dan beberapa titik lainnya.
Gerbang Tol Ditutup
Sesuai rencana, Gerbang Tol (GT) Bogor-Jagorawi akan disterilkan selama rombongan Raja Salman melintas, sehingga bagi pengguna kendaraan lainnya dapat mengalihkan rute menggunakan GT Ciawi dan GT Sentul.
Penutupan GT Bogor-Jagorawi dimulai dari pukul 12.30 WIB sampai dengan 13.30 WIB. Kepolisian juga akan mengalihkan arus lalu lintas dari GT Jagorawi menuju Istana Bogor selama beberapa saat, sampai rombongan tiba di Istana Bogor.
Sementara itu, situasi di Kota Bogor pagi ini terlihat lebih kondusif, arus lalu lintas terpantau lancar. Cuaca juga cerah, mendukung penyambutan kedatangan Raja Salman.
Kunjungan Raja Salman ke Indonesia dengan membawa serta sekitar 1.500 delegasi, 10 di antaranya menteri dan 25 pangeran, dilaksanakan sebagai jawaban atas undangan Presiden Joko Widodo pada 2015.
Dalam pertemuan bilateral antara kedua pimpinan tersebut, pemerintah Indonesia dan Arab Saudi akan menyepakati 10 nota kesepahaman di bidang keamanan, kesehatan, pendidikan, budaya, investasi, UKM, pertanian, perikanan, operasional penerbangan sipil serta hal-hal mengenai Islam.
Kunjungan Raja Salman dijadwalkan 1-9 Maret, selama empat hari akan berada di Jakarta, dan sisa waktunya akan dihaniskan di Pulau Bali.
Kedatangan Raja Salman dan rombongan akan diterima di Istana Bogor dengan upacara penyambutan tamu kenegaran. Raja Salman juga diajak menanam pohon.
medcom.id, Bogor: Jajaran TNI dan Polri di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat menggelar patroli berskala besar menjelang kedatangan Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud ke Istana Bogor, Rabu 1 Maret 2017.
Patroli dipimpin Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Suyudi Ario Set melibatkan personel TNI dan Polri, berlangsung dari pukul 22.00 WIB Selasa 28 Februari hingga Rabu dini hari.
Suyudi mengatakan patroli skala besar yang dilakukan jajaran untuk mengantisipasi bentuk kerawanan dan mensterilkan jalur yang akan dilalui rombongan tamu dari kerajaan Arab Saudi.
"Kita coba untuk 'show off' agar orang-orang atau kelompok yang mungkin mencoba menganggu kamtibas atau mungkin mencoba menggangu agenda hari ini, akan berpikir untuk mengurungkan niatnya," kata Suyudi, seperti dilansir
Antara.
Patroli skala besar ini menyusuri setiap wilayah di Kota Bogor, terutama di titik-titik rawan hambatan arus lalu lintas, seperti wilayah Empang, Lawang Seketeng dan beberapa titik lainnya.
Gerbang Tol Ditutup
Sesuai rencana, Gerbang Tol (GT) Bogor-Jagorawi akan disterilkan selama rombongan Raja Salman melintas, sehingga bagi pengguna kendaraan lainnya dapat mengalihkan rute menggunakan GT Ciawi dan GT Sentul.
Penutupan GT Bogor-Jagorawi dimulai dari pukul 12.30 WIB sampai dengan 13.30 WIB. Kepolisian juga akan mengalihkan arus lalu lintas dari GT Jagorawi menuju Istana Bogor selama beberapa saat, sampai rombongan tiba di Istana Bogor.
Sementara itu, situasi di Kota Bogor pagi ini terlihat lebih kondusif, arus lalu lintas terpantau lancar. Cuaca juga cerah, mendukung penyambutan kedatangan Raja Salman.
Kunjungan Raja Salman ke Indonesia dengan membawa serta sekitar 1.500 delegasi, 10 di antaranya menteri dan 25 pangeran, dilaksanakan sebagai jawaban atas undangan Presiden Joko Widodo pada 2015.
Dalam pertemuan bilateral antara kedua pimpinan tersebut, pemerintah Indonesia dan Arab Saudi akan menyepakati 10 nota kesepahaman di bidang keamanan, kesehatan, pendidikan, budaya, investasi, UKM, pertanian, perikanan, operasional penerbangan sipil serta hal-hal mengenai Islam.
Kunjungan Raja Salman dijadwalkan 1-9 Maret, selama empat hari akan berada di Jakarta, dan sisa waktunya akan dihaniskan di Pulau Bali.
Kedatangan Raja Salman dan rombongan akan diterima di Istana Bogor dengan upacara penyambutan tamu kenegaran. Raja Salman juga diajak menanam pohon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UWA)