Abu Bakar Ba'asyir (AFP PHOTO/Adiyta Aji)
Abu Bakar Ba'asyir (AFP PHOTO/Adiyta Aji)

Pergantian Tahun, Momentum Emas Kelompok Teroris Lakukan Serangan

Nasional terorisme abu bakar baasyir
Rendy Renuki H • 08 Januari 2021 17:26
Jakarta: Bebasnya tersangka teroris, Abu Bakar Ba'asyir, Jumat 8 Januari 2021, kembali memancing isu radikalisme di Tanah Air. Apalagi Ba'asyir bebas murni di awal 2021 usai menjalani masa tahanan 11 tahun sejak 15 Agustus 2010.
 
Pengamat terorisme, Ridlwan Habib, mengatakan jika berkaca dari peristiwa lalu, serangan kelompok teroris terjadi di awal tahun. Contoh nyatanya adalah peristiwa bom Thamrin yang terjadi pada 14 Januari 2016 lalu.
 
"Momentum pergantian tahun, Desember, Januari, Februari itu adalah momentum strategis dan semacam bulan emas bagi kelompok teror untuk melakukan serangan," ujar pengamat teroris Universitas Indonesia saat berbincang di Metro TV, Jumat, 8 Januari 2021. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia pun mengingatkan perlu adanya peningkatan kewaspadaan nasional saat ini. Terlebih usai Ba'asyir dinyatakan bebas secara murni usai ditahan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas IIA Gunung Sindur, Jawa Barat.
 
"Karena itu kewaspadaan nasional saya kira harus ditingkatkan. Saya belum melihat itu (kewaspadaan nasional). Barangkali kalau dilakukan intelijen mungkin, karena dilakukan diam-diam bisa saja," kata Ridlwan. 
 
"Tetapi secara gelar pasukan terbuka saya belum lihat itu. Terutama di objek-objek vital saya masih melihat beberapa penjagaan agak sepi," tuturnya.
 
Awalnya, masa penahanan Ba'asyir berdasarkan Putusan Mahkamah Agung adalah 15 tahun. Namun, pria 8 tahun itu mendapatkan remisi sebanyak 56 bulan, sehingga hanya menjalani masa tahanan 11 tahun.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif