Sang Sukrasana akan dipentaskan pada 17 November 2019, pukul 16.00 WIB, di Teater Besar Jakarta, Taman Ismail Marzuki (Foto:Dok)
Sang Sukrasana akan dipentaskan pada 17 November 2019, pukul 16.00 WIB, di Teater Besar Jakarta, Taman Ismail Marzuki (Foto:Dok)

Sambut Hari Wayang, LIP Pentaskan Sang Sukrasana

Nasional Djarum Foundation
Anggi Tondi Martaon • 04 November 2019 19:43
Jakarta: Laskar Indonesia Pusaka (LIP) akan menggelar pagelaran wayang orang bertajuk Sang Sukrasana. Acara yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation itu digelar untuk memeringati Hari Wayang Nasional yang jatuh pada 7 November.
 
Pendiri LIP, Jaya Suprana, mengatakan wayang memiliki kontribusi besar dalam sejarah komunikasi Indonesia. Seni budaya asli Indonesia itu efektif dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat.
 
"Wayang merupakan sarana komunikasi yang sangat efektif dalam menyampaikan pesan-pesan sejak zaman pergerakan, perjuangan kemerdekaan, hingga masa pembangunan bangsa dan negara," kata Jaya dalam keterangan tertulis, Senin, 4 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tokoh Sukrasana adalah tokoh wayang asli dari Indonesia, bukan dari Mahabharata. Disebutkan Jaya, cerita Sukrasana bahkan lebih dulu lahir daripada Mahabharata.
 
"Sukrasana adalah persembahan karya visual dari generasi muda bangsa Indonesia dengan bimbingan para senior yang memahami pakem Jawa klasik yang berbudi luhur, layaknya cerita dalam pewayangan," katanya.
 
Dalam pementasan, Sang Sukrasana diperankan oleh Lukman Sardi. Beberapa aktris juga akan terlibat dalam pamentasan yang akan digelar pada 17 November 2019, di antaranya Maudy Koesnaedi sebagai Dewi Citralangeni dan Asmara Abigail sebagai Dewi Citrawati.
 
Pementasan tersebut juga melibatkan lapisan masyarakat lainnya, yakni prajurit TNI dan Polri, purnawirawan, serta tokoh-tokoh pencinta wayang.
 
Sambut Hari Wayang, LIP Pentaskan Sang Sukrasana
 
Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation Renitasari Adrian menjelaskan, pementasan wayang Sang Sukrasana mendapatkan perhatian dari berbagai pihak. Mereka sangat ingin terlibat langsung dalam pementasan.
 
"Saat ini, semakin banyak pihak dari berbagai kalangan tertarik mendukung, bahkan terlibat langsung dalam upaya pelestarian budaya Indonesia," kata Renitasari.
 
Pihak yang terlibat dalam pementasan Sang Sukrasana yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Bakti Budaya Djarum Foundation, BCA, Sinarmas, SCTV, Caffino Coffe, Sariayu Martha Tilaar, Jaya Suprana School of Pefroming Ars, Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Jamu Jago, Matara Art, TNI, Polri dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.
 
Diharapkan, keterlibatan figur publik dapat meningkatkan minat anak muda dalam melestarikan budaya.
 
"Dengan keterlibatan selebritas dan public figure dalam pagelaran yang mengambil cerita wayang ini tentunya akan semakin dapat meningkatkan apresiasi masyarakat luas dan mengapresiasi generasi muda untuk berperan serta dalam pelestarian budaya, khususnya seni pertunjukan Indonesia," ujar Renitasari.
 
Sang Sukrasana akan dipentaskan pada 17 November 2019, pukul 16.00 WIB, di Teater Besar Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat.
 
Untuk informasi dan reservasi silakan mengirim surat elektronik kepada laskarindopusaka@gmail.com. Pembelian tiket dapat dilakukan melalui blibli.com.
 

(ROS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif