Satu Lagi Jenazah Staf DPRD Bangka Teridentifikasi
Konfrensi pers di RS Polri - Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Jakarta: Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kembali mengindentifikasi tiga jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP. Salah satunya adalah staf sekretariat DPRD Bangka Belitung, Muhammad Syafi'i.

"Hasil sidang rekonsiliasi hari ini pukul 14.00 WIB di Rumah Sakit Bhayakara TKIR Sukanto ada tiga penumpang yang dinyatakan teridentifikasi," ujar Kepala Rumah Sakit Polri Brigjen Musafak di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis, 15 November 2018.

Ketiganya yakni:


1. Muhammad Syafi'i. Laki-laki, 45, melalui pemeriksaan DNA. 
2. Naqiya Azmi, Perempuan,19, melalui pemeriksaan DNA.
3. Maria Ulfah, Perempuan, 36, melalui pemeriksaan DNA. 

Dengan demikian hingga hari ke-17 sejak pemeriksaan DVI, sebanyak 92 penumpang telah teridentifikasi. Rinciannya 67 laki-laki dan 25 perempuan.

Sebelumnya, satu staf sekretariat DPRD Bangka Belitung atas nama Tesa Kausar telah berhasil teridentifikasi pada Selasa, 6 November 2018. Saat kejadian, ada enam anggota DPRD dan dua staf yang ikut penerbangan. 

(Baca juga: Pegawai Kemenkeu Korban Lion Air Dapat Santunan dan Kenaikan Pangkat)

Jenazah atas nama Maria Ulfa merupakan pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pangkal Pinang sementara Naqiya Azmi merupakan ustazah di Pondok Pesantren Qur'an Cirata, Purwakarta, Jawa Barat.

Usai teridentifkasi, Tim DVI langsung menghubungi keluarga korban untuk proses penyerahan jenazah secara simbolis.

"Sebelum melakukan rilis ini dari pihak antomertem sudah menghubungi keluarga, saat ini tengah dilakukan porses penyerahan jenazah dan hal-hal yang mungkin dapat teridentifikasi kembali," tambah Musyafak.  

Pesawat Lion Air PK-LQP rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin, 29 Oktober 2018. Pesawat berpenumpang 189 orang.





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id