Saran GKR Hemas untuk Kementerian PPPA
Anggota DPD RI GKR Hemas (Foto:Dok.DPD)
Jakarta: Anggota DPD RI Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas menilai penguatan kelembagaan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) penting dilakukan. Penguatan dilakukan di pusat dan daerah.

Hal itu disampaikan Hemas pada Seminar Nasional bertema Penguatan Kelembagaan Pembangunan Perempuan dan Anak Menuju Planet 50:50 Gender Equality Tahun 2030, di Jakarta, Selasa, 6 November 2018.

"Karena masih terjadi, di provinsi saja,  kantor pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak anggarannya digantungkan kepada dinas-dinas yang lain,” kata senator asal Yogyakarta itu. 


Hemas juga mengingatkan agar lembaga yang dipimpin Yohana Yembise aktif dan memberikan dukungan konkret kepada perempuan, khususnya di dunia politik. Mengingat, negara menjamin keterlibatan perempuan dalam politik. 

"Tentu saja saya menggarisbawahi bahwa keterwakilan perempuan penting agar kepentingan perempuan disuarakan dalam kebijakan. Contoh, ada seorang perempuan potensial di NTB, yang setelah didukung kemudian berhasil menjadi ketua DPRD, dan mampu membawa anggaran untuk kesejahteraan perempuan dan anak,” kata Hemas.

Hemas juga mengingatkan agar Kementerian PPPA untuk mengubah strategi dalam menjalankan program kerja.  Perubahan yang diusulkan agar Kementerian ini ditingkatkan dari Cluster III menjadi Cluster II.

Selain itu, Hemas meminta agar Kementerian ini secara terbuka menyampaikan permasalahan dalam kinerja. Termasuk kegagalan dalam pemenuhan target pembangunan.
 
“Saya ingat pernah ikut pertemuan di UN, di sana pun saya agak kecewa dengan Kementerian yang hadir. Indonesia tidak pernah melaporkan kegagalannya, tapi Indonesia menuai bahwa MDGs gagal. Kita tidak perlu bohong ke negara lain,” ucapnya

Hemas juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama berjuang mendukung Kementerian PPPA meningkatkan kinerjanya. Tak lupa juga dia mengajak seluruh kaum hawa untuk bersatu, meski berbeda latar belakang dan pilihan politik.

"Perempuan Indonesia hanya akan maju jika kita semua bergerak bersama-sama. Ketika Anda maju, copot baju partai Anda, suarakan bahwa Anda adalah perempuan Indonesia," katanya.



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id