Sejumlah kendaraan dinas Polsek Ciracas yang rusak akibat kerusuhan, ditutupi terpal di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, Rabu, 12 Desember 2018. Foto-foto: Medcom.id/Al Hasan
Sejumlah kendaraan dinas Polsek Ciracas yang rusak akibat kerusuhan, ditutupi terpal di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, Rabu, 12 Desember 2018. Foto-foto: Medcom.id/Al Hasan

Malam Jahanam di Ciracas

Nasional Kerusuhan di Ciracas
Muhammad Al Hasan • 12 Desember 2018 12:32
Jakarta: Warung kopi Juliah yang terletak tak jauh dari markas Polsek (Mapolsek) Ciracas, Jakarta Timur, biasanya sudah lengang menjelang tengah malam. Namun, sekitar pukul 22.30 WIB, Selasa, 11 Desember 2018, sepeda motor banyak berseliweran.

Sejumlah sepeda motor juga tampak terparkir di Gang Toga Asri, tak jauh dari Mapolsek Ciracas. Beberapa pengemudi juga memarkir sepeda motornya di warung Juliah. 

Penasaran, ia bertanya ke salah seorang di antaranya. "Mas, mau ke mana sih rame-rame begini," tanya Juliah, saat ditemui Medcom.id, di warungnya, Rabu, 12 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Mau jalan-jalan saja, Bu," kata orang yang ditanya. Selepas itu, Juliah tak curiga karena sekumpulan sepeda motor itu satu per satu pergi. Tak lama berselang, segerombolan sepeda motor kembali mendekat. Kali ini lebih banyak. Belum selesai rasa kaget Juliah, mereka langsung merangsek ke markas Polsek Ciracas.

"Ayo kita ke TKP (Mapolsek Ciracas)," kata Juliah menirukan salah seorang pengendara kepada rekan-rekannya.

Mapolsek Ciracas ditutupi tripleks usai diserang

Seketika, suasana mencekam. Gerombolan orang itu merusak mapolsek dan menyerang anggota polisi. Juliah yang masih kebingungan dengan aksi itu lalu diminta untuk pergi dari warungnya.

"Awalnya enggak disuruh tutup, tapi kemudian disuruh pergi. Saya ambil radio sama televisi. Saya diumpetin di kantor pemadam kebakaran," kisah Juliah.

Tak hanya Juliah, polisi juga meminta warga di sekitar mapolsek untuk bersembunyi di kantor Pemadam Kebakaran Komseko, tak jauh dari mapolsek.

"Aduh warung saya, aduh suami saya, aduh adek saya bagaimana? Saya takut, rame banget," kata Juliah mengenang malam nahas itu.

Aksi penyerangan itu, kata Juliah, masih berlangsung hingga pukul 01.30 WIB. "Saya pulang pukul 01.30 WIB masih rusuh. Terus saya balik lagi (ke markas damkar)," ujar Juliah.

Baca: TNI AD Pantau Kasus Pembakaran Polsek Ciracas

Marta, saksi mata lain, mengatakan massa sudah mulai merangsek polsek sekitar pukul 22.00 WIB. Sejumlah polisi yang tengah berjaga langsung dihajar.

"Saya kira tawuran. Ada sepeda motor lewat, pengemudinya ditampari, diinjek-injek. Motornya habis," kata dia.

Marta mengatakan kerusuhan baru benar-benar reda setelah datang sejumlah anggota TNI. Malam itu, dua jalur lalu lintas dari arah perempatan Pasar Rebo hingga PGC, Kramat Jati, mencekam.

"(Jalan ditutup) dari lampu merah sampai flyover Pasar Rebo," katanya.

Wartawan diintimidasi

Wartawan yang meliput tak luput dari intimidasi. Perusuh sempat mengancam agar wartawan tak mendokumentasikan kejadian.

"Warga di sekitar lokasi disuruh minggir. (Wartawan) jangan ngeliput. Boleh ngeliat tapi dari jauh," katanya.

Warga yang berupaya merekam peristiwa lewat kamera ponsel langsung dihardik. "Keponakan saya (ponselnya) diambil," ujar Marta.

Pelayanan di Mapolsek Ciracas masih lumpuh usai penyerangan

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Idham Azis mengatakan ratusan orang mendatangi dan memaksa masuk ke Mapolsek Ciracas.

Idham menyatakan peristiwa itu dipicu kasus sebelumnya. Para pelaku datang untuk mencari tersangka yang menganiaya teman mereka.

"Jadi, ada massa yang kita belum tahu dari mana, yang mungkin tidak puas dengan penanganan kasus sehari sebelumnya," terang Idham.

Idham mengatakan orang yang dicari massa belum ditahan karena masih dalam pengejaran. "Rasa tidak puas lalu anarki," kata dia.

Pada Senin, 10 Desember, sekelompok tukang parkir mengeroyok anggota TNI di depan pertokoan Arundina, tak jauh dari Mapolsek Ciracas.





(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi