Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Waseso. Foto: Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Waseso. Foto: Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.

Buwas Terjunkan Pramuka Sebar Logistik ke Korban Tsunami

Nasional Tsunami di Selat Sunda
Achmad Zulfikar Fazli • 27 Desember 2018 16:35
Jakarta: Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Budi Waseso (Buwas) ikut menerjunkan tim untuk membantu korban tsunami Selat Sunda. Adik-adik Pramuka bertugas mendistribusikan logistik yang telah disiapkan Badan Urusan Logistik (Bulog).
 
"Begitu ada bencana, kan kita punya logistik, pendistribusiannya Bulog enggak punya tenaga. Salah satu pendistribusian logistik adalah Pramuka bekerja sama dengan TNI, Polri, dengan Basarnas untuk mendistribusikan itu," kata Buwas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 27 Desember 2018.
 
Menurut dia, adik-adik Pramuka selalu dikerahkan untuk membantu setiap kali ada bencana. Misalnya, saat bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengerahan Pramuka otomatis berjalan. Pasalnya, Kwarnas memiliki bidang yang berkewajiban mengurus masalah kebencanaan.
 
"Jadi kalau kejadian itu otomatis langsung mereka memberikan, menyebarkan berita, mengoordinasi dan menyatukan," ucap mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) itu.
 
Buwas menyampaikan pihaknya juga ikut membantu dapur umum di lokasi bencana yang telah dibangun TNI, Polri dan Pemda setempat. Adik-adik Pramuka bertugas memasak untuk para pengungsi.
 
Baca: ?Ambil Jenazah, Keluarga Korban Tsunami Dipalak Rp3,9 Juta
 
"Kita kerja sama dengan Pramuka dan Bulog suplai bahan bakunya. Ada Kwarda (Kwartir Daerah) Banten dan Kwarda Lampung sudah bergerak. Saya kan setiap hari dapat laporan dari jajaran Pramuka yang bekerja," ujar Direktur Utama Bulog itu.
 
Personel yang diterjunkan pada penanganan bencana ini bergilir. Namun, mereka tetap bersiaga untuk memberikan bantuan jika sewaktu-waktu tenaganya dibutuhkan. "Pramuka sudah tertata sedemikian rupa, sehingga mereka tahu tugasnya," ucap dia.
 
Dia memastikan pembantuan ini tak akan terbatas dengan waktu. Pasukannya akan kembali ditarik jika tanggap darurat selesai. "Iya bencana selesai, ya kita selesai," pungkas dia.
 


 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi