Juru bicara KPK Febri Diansyah. MI/Rommy Pujianto
Juru bicara KPK Febri Diansyah. MI/Rommy Pujianto

Alasan Pimpinan KPK Absen di Peringatan 2 Tahun Teror Novel

Nasional novel baswedan pimpinan kpk
Juven Martua Sitompul • 13 April 2019 02:13
Jakarta: Wadah pegawai (WP) Komisi Pemberantasan Korupsi bersama aktivis antikorupsi dan masyarakat sipil menggelar peringatan dua tahun kasus penyiraman air keras penyidik Novel Baswedan mangkrak, Kamis, 11 April 2019. Sayangnya pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) absen dalam kegiatan tersebut.
 
Menanggapi hal ini, juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan jika WP KPK telah mengirimkan surat undangan kepada lima pimpinan untuk menghadiri acara tersebut. Bahkan, kelima pimpinan berencana menghadiri acara itu.
 
"Dari informasi yang saya dapatkan pemberitahuan sudah dilakukan dan sebenarnya ada rencana kemarin pimpinan juga akan bergabung," kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 12 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hanya saja, kata Febri, kelima pimpinan terpaksa batal menghadiri acara karena berbagai kendala. Menurut Febri, pimpinan batal hadir karena sedang cuti dan sedang bertugas di lokasi lain.
 
"Kebetulan ada pimpinan yang sedang cuti atau tidak masuk pada hari kemarin. Ada juga yang sedang ditugaskan di tempat lain di Jakarta ada juga yang sedang bertugas di daerah," kata dia.
 
Disinggung soal petisi, Febri menjawab diplomatis. Dia mengatakan persoalan keluhan pegawai di bidang penindakan bakal diselesaikan pimpinan dengan menggelar pertemuan pekan depan.
 
"Awal minggu depan akan dilakukan pertemuan tersebut nanti saya update lagi," pungkasnya.
 
Rangkaian acara terdiri dari penampilan musik, pembacaan deklarasi dukungan buat Novel sampai dengan sarasehan budaya. Acara ini pun dihadiri oleh sejumlah tokoh yakni tiga mantan Komisioner KPK, Abraham Samad, Bambang Widjojanto dan Busyro Muqoddas.
 
Kemudian, budayawan Emha Ainun Najib atau yang akrab disapa Cak Nun bersama presenter Najwa Shihab. Namun, rangkaian peringatan teror terhadap Novel ini tak dihadiri oleh lima pimpinan KPK sejak acara dimulai hingga selesai.
 
Ketidakhadiran Agus Cs selama acara memperkuat adanya gejolak di internal KPK. Mengingat, beberapa waktu lalu pegawai KPK di bidang penindakan melayangkan petisi terhadap pimpinan KPK.
 
Dalam petisi itu, ada lima hal yang dikeluhjan para penyelidik dan penyidik. Salah satunya, adanya hambatan-hambatan dalam mengembangkan sebuah perkara hingga level pejabat yang lebih tinggi atau big fish.
 

(EKO)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif