medcom.id, Jakarta: Ajax Amsterdam mencukur Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Ahad (11/5/2014) malam. Di laga eksibisi Ajax Tour Indonesia 2014 itu, tuan rumah tumbang 0-3.
Meski tampak tidak berimbang karena perbedaan postur antara kedua tim, pertandingan tetap berjalan seru. Tim besutan Benny Dolo tetap pun memberikan perlawanan sampai menit akhir. Begitu pula dengan anak asuh Frank De Boer, catatan di atas kertas tidak membuat mereka tampil sembarangan.
Pada babak pertama, Ajax langsung berinisiatif menyerang penuh. Sektor sayap Persija tampak lebih sering diincar de Joden. Untungnya, Ismed Sofyan dkk masih sigap.
Di menit 13, pertahanan Persija akhirnya runtuh juga. Berawal dari Syahrizal, Andersen sigap melihat peluang dan sukses menjebol gawang Andritany dengan tendangan volley.
Makin percaya diri dengan permainannya, berselang tiga menit, Ajax menambah gol. Gol tercipta ketika bola hasil sepakan pojok Ajax tak bisa dijangkau Andritany sehingga Van Der Hoorn langsung meyontek si kulit bundar dengan mudah ke gawang Persija.
Sampai dengan turun minum kedudukan 0-2 bertahan untuk Ajax. Tim tuan rumah tampak kalah dalam penguasaan bola dan sering melakukan kesalahan sendiri.
Memasuki babak kedua, tempo serangan kedua tim menurun. Armada Benny Dolo tampak lebih serius bertahan. Alhasil peluang Ajax pun tidak sebanyak di babak pertama.
Peluang untuk Persija datang pada menit 52 melalui tendangan bebas. Tapi, bola mati yang dieksekusi Rohit Chand masih bisa diantisipasi kiper Peter Leewenburgh.
Victor Pae dan Habib Barnogo juga tidak mau ketinggalan membuat peluang. Sayangnya, umpannya tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh striker anyar Persija, Habib Barnogo di menit 61.
Terlecut permainan Persija, Ajax memutar otak. Alhasil, tendangan jarak jauh Duarte di menit 72 sukses merobek gawang Andritany.
Sambil diguyur hujan sejak menit 78, pertandingan tetap berjalan menarik. Persija makin lebih sering terkurung dan sering gagal memainkan bola atas. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, kedudukan 0-3 untuk tim tamu tidak berubah. Jakmania tetap senang dan terus meneriakkan yel-yel untuk tim idolanya.
Penonton pun tidak langsung beranjak meninggalkan SUGBK, karena ada laga selanjutnya yang mempertemukan Timnas Senior vs ASEAN All Star. Ini merupakan partai amal.
medcom.id, Jakarta: Ajax Amsterdam mencukur Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Ahad (11/5/2014) malam. Di laga eksibisi Ajax Tour Indonesia 2014 itu, tuan rumah tumbang 0-3.
Meski tampak tidak berimbang karena perbedaan postur antara kedua tim, pertandingan tetap berjalan seru. Tim besutan Benny Dolo tetap pun memberikan perlawanan sampai menit akhir. Begitu pula dengan anak asuh Frank De Boer, catatan di atas kertas tidak membuat mereka tampil sembarangan.
Pada babak pertama, Ajax langsung berinisiatif menyerang penuh. Sektor sayap Persija tampak lebih sering diincar de Joden. Untungnya, Ismed Sofyan dkk masih sigap.
Di menit 13, pertahanan Persija akhirnya runtuh juga. Berawal dari Syahrizal, Andersen sigap melihat peluang dan sukses menjebol gawang Andritany dengan tendangan volley.
Makin percaya diri dengan permainannya, berselang tiga menit, Ajax menambah gol. Gol tercipta ketika bola hasil sepakan pojok Ajax tak bisa dijangkau Andritany sehingga Van Der Hoorn langsung meyontek si kulit bundar dengan mudah ke gawang Persija.
Sampai dengan turun minum kedudukan 0-2 bertahan untuk Ajax. Tim tuan rumah tampak kalah dalam penguasaan bola dan sering melakukan kesalahan sendiri.
Memasuki babak kedua, tempo serangan kedua tim menurun. Armada Benny Dolo tampak lebih serius bertahan. Alhasil peluang Ajax pun tidak sebanyak di babak pertama.
Peluang untuk Persija datang pada menit 52 melalui tendangan bebas. Tapi, bola mati yang dieksekusi Rohit Chand masih bisa diantisipasi kiper Peter Leewenburgh.
Victor Pae dan Habib Barnogo juga tidak mau ketinggalan membuat peluang. Sayangnya, umpannya tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh striker anyar Persija, Habib Barnogo di menit 61.
Terlecut permainan Persija, Ajax memutar otak. Alhasil, tendangan jarak jauh Duarte di menit 72 sukses merobek gawang Andritany.
Sambil diguyur hujan sejak menit 78, pertandingan tetap berjalan menarik. Persija makin lebih sering terkurung dan sering gagal memainkan bola atas. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, kedudukan 0-3 untuk tim tamu tidak berubah. Jakmania tetap senang dan terus meneriakkan yel-yel untuk tim idolanya.
Penonton pun tidak langsung beranjak meninggalkan SUGBK, karena ada laga selanjutnya yang mempertemukan Timnas Senior vs ASEAN All Star. Ini merupakan partai amal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JCO)