Menko Perekonomian Chairul Tanjung (kanan)/MI/MOHAMAD IRFAN.
Menko Perekonomian Chairul Tanjung (kanan)/MI/MOHAMAD IRFAN.

Setelah Jabatan Berakhir, CT kembali ke Dunia Usaha

Suci Sedya Utami • 28 Mei 2014 16:00
medcom.id, Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung menegaskan dirinya tidak akan menerima tawaran yang diberikan untuk berada dalam kabinet di kepemimpinan presiden mendatang.
 
CT, sapaan Chairul Tanjung, mengungkapkan siapapun yang akan terpilih menjadi presiden berikutnya, baik Joko Widodo maupun Prabowo Subianto, ia akan menolak jika diminta menjadi menteri atau jabatan strategis lainnya.
 
Setelah masa jabatannya berakhir 20 Oktober 2014, CT akan kembali ke bidangnya semula sebagai pengusaha. Pernyataan ini sudah kesekian kalinya disampaikan oleh bos Trans Corp itu.

"Saya tidak akan ikut di dalam pemerintahan yang akan datang. Saya akan duduk di meja yang sama dengan Anda (pengusaha). Saya menjamin, siapapun yang terpilih nanti akan meneruskan apa yang sudah dilakukan, karena saya mengenal dekat kedua calon presiden yang ada. 'I give the assurance' itu jaminan untuk Anda semua (pengusaha) agar punya confidence. Saya tidak mau berpihak," tegas CT dalam acara diskusi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Apindo Training Centre, Gedung Permata Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (28/5/2014).
 
CT tidak mau terlalu dalam terjun ke dunia pemerintahan agar tak terjebak oleh kepentingan-kepentingan politik. Ia lebih memilih menjadi pengusaha ketimbang harus duduk dalam kabinet yang diagung-agungkan. Menurut CT, menjadi pengusaha itu lebih banyak menambah jaringan dalam pertemanan.
 
"Pepatah dalam dunia usaha mengatakan, 'A million friend is not enough, one enemy is too much'," kata CT.
 
CT akan fokus mengemban amanah yang sedang dijalankan kurang dari lima bulan lagi. Ia berjanji akan bekerja efektif dan semaksimal mungkin. "Saya beberapa kali ditawari posisi menteri, saya menolak. Untuk kali ini saya terima, dengan syarat saya punya waktu kurang dari lima bulan dengan konsekuensi harus ada perubahan yang saya lakukan," tandas CT.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DOR)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan