medcom.id, Sydney: Ilmuwan telah menemukan varian baru flu burung di Antartika usai mengetes sekelompok penguin Adelie.
"Virus ini berbeda dari virus apapun yang terdeteksi di bumi ini," Aeron Hurt dari Pusat Penelitian dan Referensi Influenza Organisasi Kesehatan Dunia di Melbourne, Australia, pada Reuters, Rabu (7/5/2014).
Virus H11N2 ini ditemukan di sekumpulan penguin Adelie yang dites di dua lokasi berbeda di Semenanjung Antartika. Virus ini terlihat tidak membuat para penguin itu menderita gejala penyakit apapun.
"Mungkin di kawasan tempat kami melakukan uji coba, burung-burung ini telah menempuh perjalanan dari Amerika Utara dan Selatan," pungkas Hurt.
Varian terbaru ini dimunculkan dalam sebuah studi yang dipublikasikan di mBio, sebuah jurnal online Komunitas Mikrobiologi Amerika.
medcom.id, Sydney: Ilmuwan telah menemukan varian baru flu burung di Antartika usai mengetes sekelompok penguin Adelie.
"Virus ini berbeda dari virus apapun yang terdeteksi di bumi ini," Aeron Hurt dari Pusat Penelitian dan Referensi Influenza Organisasi Kesehatan Dunia di Melbourne, Australia, pada
Reuters, Rabu (7/5/2014).
Virus H11N2 ini ditemukan di sekumpulan penguin Adelie yang dites di dua lokasi berbeda di Semenanjung Antartika. Virus ini terlihat tidak membuat para penguin itu menderita gejala penyakit apapun.
"Mungkin di kawasan tempat kami melakukan uji coba, burung-burung ini telah menempuh perjalanan dari Amerika Utara dan Selatan," pungkas Hurt.
Varian terbaru ini dimunculkan dalam sebuah studi yang dipublikasikan di mBio, sebuah jurnal online Komunitas Mikrobiologi Amerika.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)