Jadi Sasaran Teroris, Polisi Tingkatkan Keamanan

Faisal Abdalla 11 Mei 2018 17:42 WIB
kerusuhan penjara
Jadi Sasaran Teroris, Polisi Tingkatkan Keamanan
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto Foto: Medcom.id/Arga Sumantri.
Jakarta: Anggota Polri diminta meningkatkan keamanan. Hal ini menyusul terjadinya dua rangkaian serangan terhadap anggota polisi pasca kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
 
"Pimpinan Polri sudah menyampaikan ke jajaran untuk meningkatkan keamanan," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat 11 Mei 2018.
 
Setyo menegaskan Polri terus melakukan pemantauan pascakerusuhan yang terjadi di Mako Brimob pada Selasa hingga Kamis, 8-10 Mei 2018 lalu. Polisi terus memantau pergerakan para teroris.
 
"Kita memantau informasi yang berkembang. Bahwa memang ada arah-arah ke sana. Maksudnya arah untuk melakukan penyerangan terhadap Polri," pungkas Setyo.

Baca: Penikam Intel Brimob Sembunyikan Pisau di Selangkangan

Seperti diketahui, dua aksi penyerangan terhadap Polri kembali terjadi pasca kerusuhan di Mako Brimob. Bripka Frenje gugur setelah ditikam oleh TS, orang tak dikenal (OTK) yang dipergoki sedang mengamati pengamanan di Mako Brimob.
 
Di Tambun, Bekasi, Jawa Barat, polisi meringkus empat orang terduga teroris yang diduga sedang dalam perjalanan untuk membantu rekan-rekan napi teroris yang ditahan di Mako Brimob. Keempatnya, AM, 39, HG, 41, RA, 41, dan JG, 30, merupakan anggota jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Jawa Barat.
 
Sebelumnya, kerusuhan sempat terjadi di Rutan Mako Brimob pada Selasa, 8 Mei 2018 hingga Kamis 10 Mei 2018. Insiden itu melibatkan narapidana teroris yang ditahan di dalam rutan. Lima anggota Polri gugur dalam peristiwa ini. Selain itu satu narapidana teroris juga tewas.






(FZN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id