Menkominfo Rudiantara/MI/Bary Fathahilah
Menkominfo Rudiantara/MI/Bary Fathahilah

Menkominfo Sebut Suara Muhammadiyah Konsisten Menyampaikan Kebenaran

Nasional menkominfo
Githa Farahdina • 25 Februari 2018 17:09
Yogyakarta: Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebut Suara Muhammadiyah terus berkomitmen menyampaikan kebenaran. Majalah tersebut bisa menjadi media yang dipercaya masyarakat.
 
"Suara Muhammadiyah adalah elemen sejarah bangsa. Jika digali terus riwayatnya, pasti akan ditemukan lebih banyak jasanya untuk kemerdekaan dan tetap tegaknya Republik ini," ujar Rudiantara saat peresmian Grha Suara Muhammadiyah, di Yogyakarta, Minggu, 25 Februari 2018.
 
Rudiantara menjelaskan, Suara Muhammadiyah berdedikasi dalam menyampaikan informasi. Itu pula yang membuat Suara Muhammadiyah mendapat penghargaan pada peringatan Hari Pers Nasional 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepercayaan terhadap media yang menurun di berbagai belahan dunia tak terjadi di Indonesia. Berdasarkan survei Edelman, terang Rudiantara, kepercayaan terhadap media di Indonesia justru meningkat.
 
"Jadi nomor dua di dunia setelah Tiongkok, Cina. Sedangkan kepercayaan terhadap media sosial menurun," kata Rudiantara.
 
Rudiantara juga menjelaskan pemerintah sangat mendukung perkembangan media massa. Pemerintah juga sudah menghadirkan solusi menghadapi cepatnya arus informasi dengan membangun backbone IT seperti satelit Palapa Ring.
 
Sedangkan Buya Syafii menitipkan pelestarian dokumen penting bangsa kepada Rudiantara agar terus dijaga. Meski bukan tugas Kementerian Kominfo, Buya Syafii berharap Rudiantara bersama jajaran kementeriannya berpartisipasi.
 
Suara Muhammadiyah terbit pertama kalinya pada 1915 (bulan Dzulhijjah 1333 Hijriah). Majalah Suara Muhammadiyah awalnya dirintis KH Ahmad Dahlan dan Haji Fachrodin.
 

Majalah Suara Muhammadiyah awalnya terbit edisi bulanan menggunakan bahasa Jawa di bawah manajemen Taman Pustaka Hoofdbestuur (HB) Muhammadiyah Yogyakarta. Kini, majalah Suara Muhammadiyah konsisten terbit dengan edisi dua mingguan sehingga pernah diganjar rekor MURI pada 2016.
 

(OJE)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif