medcom.id, Yogyakarta: Pesawat Batik Air rute penerbangan Jakarta-Yogyakarta tergelincir diujung landas pacu 27, Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, Jumat (6/11/2015) sore.
Marni, 55, warga Jogobayan, Sorogenen, Sleman mengaku sempat mendengar suara seperti ban meletus sekitar pukul 15.00 WIB. Hanya saja, Marni tidak tahu pasti jika suara itu berasal dari pesawat Batik Air yang tergelincir. "Suara seperti ban meletus. Saya lihat keluar pesawat, sudah seperti itu (pesawat tergelincir)," katanya.
Marni yang tempat tinggalnya tidak jauh dari lokasi kejadian menuturkan jika sebelum pesawat tergelincir sempat terjadi hujan, meskipun sebentar.
Sebagaimana diberitakan, pesawat Batik Air tergelincir saat mendarat di Bandara Adisutjipto. Semua penumpang pesawat dinyatakan selamat setelah berhasil dievakuasi melalui pintu darurat. Sementara, pihak bandara masih menyelidikan penyebab tergelincirnya pesawat itu dan berkoordinasi dengan Komite Nasional Kesalamatan Transportasi (KNKT).
medcom.id, Yogyakarta: Pesawat Batik Air rute penerbangan Jakarta-Yogyakarta tergelincir diujung landas pacu 27, Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, Jumat (6/11/2015) sore.
Marni, 55, warga Jogobayan, Sorogenen, Sleman mengaku sempat mendengar suara seperti ban meletus sekitar pukul 15.00 WIB. Hanya saja, Marni tidak tahu pasti jika suara itu berasal dari pesawat Batik Air yang tergelincir. "Suara seperti ban meletus. Saya lihat keluar pesawat, sudah seperti itu (pesawat tergelincir)," katanya.
Marni yang tempat tinggalnya tidak jauh dari lokasi kejadian menuturkan jika sebelum pesawat tergelincir sempat terjadi hujan, meskipun sebentar.
Sebagaimana diberitakan, pesawat Batik Air tergelincir saat mendarat di Bandara Adisutjipto. Semua penumpang pesawat dinyatakan selamat setelah berhasil dievakuasi melalui pintu darurat. Sementara, pihak bandara masih menyelidikan penyebab tergelincirnya pesawat itu dan berkoordinasi dengan Komite Nasional Kesalamatan Transportasi (KNKT).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UWA)