Jakarta: Umat muslim dianjurkan mengerjakan puasa Syawal setelah merayakan Idulfitri. Puasa yang hukumnya sunah ini dilaksanakan pada tanggal 2-7 pada bulan Syawal di kalender Hijriah.
Kendati tidak wajib, puasa Syawal memiliki banyak keutamaan. Dalam sebuah hadis dijelaskan bahwa orang yang berpuasa Syawal setelah puasa Ramadan akan mendapat pahala senilai puasa satu tahun. Rasulullah SAW bersabda:
Artinya: “Barang siapa berpuasa Ramadan kemudian dilanjutkan dengan enam hari dari Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun.” (HR Muslim).
Lantas, kapan tepatnya puasa Syawal dilaksanakan jika dalam penanggalan Masehi? Simak penjelasannya.
Kapan Puasa Syawal Dilaksanakan?
Dikutip dari laman NU Online, puasa Syawal dikerjakan selama enam hari dimulai dari tanggal 2 Syawal. Puasa ini bisa dilakukan secara tidak berturut-turut selama enam hari dan tetap akan mendapatkan keutamaan seakan berpuasa setahun penuh.
Pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idulfitri atau 1 Syawal 1445 Hijriah pada Rabu, 10 April 2024. Dengan demikian, berikut ini jadwal lengkap puasa Syawal jika dilakukan secara berturut-turut:
- 2 Syawal 1445 H: Kamis, 11 April 2024
- 3 Syawal 1445 H: Jumat, 12 April 2024
- 4 Syawal 1445 H: Sabtu, 13 April 2024
- 5 Syawal 1445 H: Minggu, 14 April 2024
- 6 Syawal 1445 H: Senin, 15 April 2024
- 7 Syawal 1445 H: Selasa, 16 April 2024
Niat Puasa Syawal
Seperti puasa di bulan Ramadan atau ibadah lainnya, puasa Syawal juga harus dikerjakan sesuai ketentuan dan diawali dengan membaca niat. Adapun niat puasa syawal yang dibacakan adalah sebagai berikut:
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnatis Syawwali lillahi ta'ala
Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah ta'ala.
Apabila lupa melafalkan niat puasa Syawal pada malam hari, Sobat Medcom bisa membaca niat pada siang hari selama belum makan, minum, atau melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Berikut ini niat puasa Syawal yang dilafalkan pada siang hari:
Nawaitu shauma hadzal yaumi 'an ada'i sunnatis Syawwali lillahi ta'ala
Artinya: Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah ta'ala.
Jakarta: Umat muslim dianjurkan mengerjakan
puasa Syawal setelah merayakan
Idulfitri. Puasa yang hukumnya sunah ini dilaksanakan pada tanggal 2-7 pada bulan Syawal di kalender Hijriah.
Kendati tidak wajib, puasa Syawal memiliki banyak keutamaan. Dalam sebuah hadis dijelaskan bahwa orang yang berpuasa Syawal setelah puasa Ramadan akan mendapat pahala senilai puasa satu tahun. Rasulullah SAW bersabda:
Artinya: “Barang siapa berpuasa Ramadan kemudian dilanjutkan dengan enam hari dari Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun.” (HR Muslim).
Lantas, kapan tepatnya puasa Syawal dilaksanakan jika dalam penanggalan Masehi? Simak penjelasannya.
Kapan Puasa Syawal Dilaksanakan?
Dikutip dari laman NU Online, puasa Syawal dikerjakan selama enam hari dimulai dari tanggal 2 Syawal. Puasa ini bisa dilakukan secara tidak berturut-turut selama enam hari dan tetap akan mendapatkan keutamaan seakan berpuasa setahun penuh.
Pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idulfitri atau 1 Syawal 1445 Hijriah pada Rabu, 10 April 2024. Dengan demikian, berikut ini jadwal lengkap puasa Syawal jika dilakukan secara berturut-turut:
- 2 Syawal 1445 H: Kamis, 11 April 2024
- 3 Syawal 1445 H: Jumat, 12 April 2024
- 4 Syawal 1445 H: Sabtu, 13 April 2024
- 5 Syawal 1445 H: Minggu, 14 April 2024
- 6 Syawal 1445 H: Senin, 15 April 2024
- 7 Syawal 1445 H: Selasa, 16 April 2024
Niat Puasa Syawal
Seperti puasa di bulan Ramadan atau ibadah lainnya, puasa Syawal juga harus dikerjakan sesuai ketentuan dan diawali dengan membaca niat. Adapun niat puasa syawal yang dibacakan adalah sebagai berikut:
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnatis Syawwali lillahi ta'ala
Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah ta'ala.
Apabila lupa melafalkan niat puasa Syawal pada malam hari, Sobat Medcom bisa membaca niat pada siang hari selama belum makan, minum, atau melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Berikut ini niat puasa Syawal yang dilafalkan pada siang hari:
Nawaitu shauma hadzal yaumi 'an ada'i sunnatis Syawwali lillahi ta'ala
Artinya: Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah ta'ala.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(SUR)