Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho. Foto: MI/Rommy Pujianto.
Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho. Foto: MI/Rommy Pujianto.

Jagat Twitter Berduka atas Kepergian Sutopo

Nasional obituari
Intan Yunelia • 07 Juli 2019 09:26
Jakarta: Jagat media sosial Twitter berduka atas kepergian Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho. Semasa hidup, Sutopo memang cukup aktif berkicau di dunia maya.
 
Tagar #ripsutopo menjadi trending topic di Twitter. Ucapan bela sungkawa mengalir deras dari warganet atas wafatnya Sutopo yang mengembuskan nafas terakhir pukul 02.00 waktu Guangzhou, Tiongkong, Minggu, 7 Juli 2019.
 
Wakil Ketua Komisi II DPR Mardani Ali Sera turut mendoakan Sutopo. Dia mengenang jasa Sutopo yang tak pernah lelah memberikan kabar faktual setiap ada bencana kendati kanker terus menggerogoti tubuhnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Luar biasa pengabdian Pak Sutopo pada negara, banyak kebaikan-baikan sang pejuang bencana untuk rakyat Indonesia. Semoga husnul khotimah di tempat yang mulia di sisi-Nya. Amin #ripsutopo,” kata Mardani Ali Sera di akun Twitter @MardaniAliSera.
 
Artis Kirana Larasati lewat akunnya @_kiranalara juga berbelasungkawa atas kepergian Sutopo. “Kehilangan yang mendalam atas wafatnya seorang pejuang yang berdedikasi tinggi Pak Sutopo. Semoga Beliau di terima di sisi Allah SWT. Selamat jalan Pak,” ujar kader PDI Perjuangan ini.
 
Warganet juga memuji kerja Sutopo semasa hidup. Ridwan Budi Luhur, salah satu warga, menilai sosok Sutopo bagaikan seorang pahlawan.
 
"Di kala sakit terus mengabdi kepada negara, tugas menyampaikan informasi kepada media dipegang sebagai tanggung jawab yang nyata. Sosok yang akan terus kami kenang, yang kami anggap sebagai seorang pahlawan. Selamat jalan Pak Topo," ungkap Ridwan.
 
Sementara itu, Kharis, warganet lainnya, menilai Sutopo sebagai sosok inspiratif. "Selamat Jalan Pak Topo. Terima kasih inspirasinya," jelas dia.
 
Sutopo meninggal dalam proses perawatan penyakit kankernya di Tiongkok. Sutopo telah berjuang melawan penyakit kanker paru-paru yang dideritanya sejak 2018.
 
Baca: Kanker Sutopo Menyebar ke Organ Lain
 
Di tengah perjuangan melawan penyakitnya, ia tetap semangat mengabarkan informasi kebencanaan kepada masyarakat. Dalam video terakhir di akun Instagramnya, Sutopo meminta doa kepada seluruh masyarakat untuk pengobatan kankernya di Tiongkok.
 
"Hari ini saya ke Guangzhou untuk berobat dari kanker paru yang telah menyebar di banyak tulang dan organ tubuh. Kondisinya sangat menyakitkan sekali," ucap Sutopo dalam video tersebut.
 
Sutopo sempat meminta maaf jika selama proses penyembuhannya di Guangzhou, dia tak bisa merespons informasi kebencanaan di Tanah Air. "Saya di Guangzhou selama 1 bulan. Maaf jika tidak bisa menyampaikan info bencana dengan cepat. Mohon maaf ya," ucap dia.

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif