Presiden Joko Widodo. Dokumentasi Medcom
Presiden Joko Widodo. Dokumentasi Medcom

Jokowi Salat Iduladha di Istana Bogor

Nasional Idul Adha
Nur Azizah • 30 Juli 2020 14:07
Jakarta: Presiden Joko Widodo bakal melaksanakan ibadah salat Iduladha di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Salat akan dihadiri oleh keluarga inti dan sejumlah staf.
 
"Dilaksanakan di Bogor dengan keluarga," kata Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono kepada wartawan, Jakarta, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Heru mengatakan tidak ada persiapan khusus. Namun, salat Iduladha tetap mematuhi protokol Kesehatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Enggak ada persiapan khusus karena intern juga," ujar dia.
 
Sebelumnya, Kementerian Agama memperbolehkan umat Islam melaksanakan salat Iduladha di masjid. Akan tetapi, jamaah wajib mematuhi protokol kesehatan.
 
Protokol kesehatan pelaksanaan salat Iduladha telah diatur dalam Surat Edaran nomor 18 Tahun 2020 yang ditandatangani oleh Menteri Agama Fachrul Razi. Surat itu juga berisi panduan penyembelihan hewan kurban yang aman dari covid-19.
 
Fachrul mengatakan salat Iduladha maupun penyembelihan hewan kurban dapat dilaksanakan di semua daerah. Namun, tempat-tempat yang dianggap belum aman covid-19 tidak bisa menggelar salat Iduladha di masjid maupun lapangan.
 
Pelaksana salat Iduladha dan panitia penyembelihan hewan kurban harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Adapun tata cara pelaksanaan salat Iduladha, penyelenggara salat harus menyiapkan petugas untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan.
 
Baca: Jokowi Kurban Sapi Seberat 1 Ton ke Masjid Istiqlal
 
Kemudian, penyelenggara melakukan pembersihan dan disinfeksi di area tempat pelaksanaan dan membatasi jumlah pintu atau jalur keluar masuk tempat pelaksanaan. Menyediakan fasilitas cuci tangan/sabun/hand sanitizer di pintu atau jalur masuk dan keluar.
 
Lalu, menyediakan alat pengecekan suhu di pintu atau jalur masuk. Jika ditemukan jamaah dengan suhu lebih dari 37,5 derajat celcius maka dilarang memasuki area tempat pelaksanaan. Menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus minimal jarak 1 meter.
 
"Mempersingkat pelaksanaan salat dan khotbah Iduladha tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya. Tidak mewadahi sumbangan atau sedekah jemaah dengan cara menjalankan kotak, karena berpindah-pindah tangan rawan terhadap penularan penyakit," isi surat edaran tersebut.
 
Sementara itu, penyelenggara juga harus mengimbau pada masyarakat agar membawa sajadah atau alas salat sendiri, menggunakan masker, menjaga kebersihan tangan, dan menghindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan.
 
"Menjaga jarak antarjemaah minimal satu meter. Mengimbau untuk tidak mengajak balita dan lanjut usia yang rentan tertular penyakit, serta orang dengan sakit bawaan yang berisiko tinggi terhadap covid-19," bunyi aturan tersebut
 

(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif