Sejumlah anggota TNI berjaga di perairan Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu/Antara/Akbar Nugroho Gumay.`
Sejumlah anggota TNI berjaga di perairan Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu/Antara/Akbar Nugroho Gumay.`

Dari 'World Dream' ke Sebaru

Nasional Virus Korona evakuasi wni virus corona Rangkuman Nasional
M Sholahadhin Azhar • 28 Februari 2020 17:23
Jakarta: Sebanyak 188 Warga Negara Indonesia (WNI) anak buah kapal (ABK) World Dream, akan diobservasi di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu. Para kru telah dipindahkan dari Kapal World Dream ke KRI dr Soeharso pada Rabu, 26 Februari 2020.
 
Pemindahan dilakukan di Selat Durian Moro, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Evakuasi dilakukan TNI AL bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam dan Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Jakarta.
 
KRI dr Soeharso menempuh 41 jam perjalanan menuju Pulau Sebaru. Diperkirakan, kapal tersebut tiba hari ini ini, Jumat, 28 Februari 2020. Kadispen AL, Laksamana Pertama TNI M Zaenal, menyebut KRI itu dilengkapi fasilitas perawatan setara rumah sakit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari 'World Dream' ke Sebaru
KRI dr Soeharso/Antara/Didik Suhartono
 
1. Fasilitas lengkap observasi Pulau Sebaru
 
Para WNI akan diobservasi selama 14 hari di Pulau Sebaru. Sebanyak delapan bangunan bekas rehabilitasi pecandu narkoba akan menjadi tempat tinggal sementara mereka.
 
Gedung-gedung itu dilengkapi fasilitas aula, ruang makan, dapur dan mes. Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, menyebut bangunan-bangunan itu punya kenyamanan setara cottage dengan daya tampung hingga 200 orang.
 
Baca selengkapnya di sini.
 
2. Observasi dijamin tak membosankan
 
Pemerintah optimal mempersiapkan observasi 188 ABK WNI. Fasilitas tambahan dibuka di Pulau Sebaru. Salah satunya tempat karaoke.
 
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan fasilitas tambahan itu siap sebelum para WNI datang. Dia meminta seluruh pasukan baik TNI/Polri dan komponen masyarakat bekerja lembur pada Kamis, 27 Februari 2020.
 
Baca selengkapnya di sini.
 
3. Warga Kepulauan Seribu membuka pintu
 
Tak ada penolakan atas observasi 188 WNI di Natuna. Berbeda jika dibandingkan dengan observasi sebelumnya di Natuna. Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad, meminta masyarakat tak khawatir.
 
Pasalnya, mereka yang dibawa ke Pulau Sebaru telah dinyatakan sehat.
 
Baca selengkapnya di sini.
 
4. Tak ganggu aktivitas nelayan
 
Observasi di Pulau Sebaru tak akan mengganggu aktivitas nelayan menangkap ikan. Komandan Satuan Kopaska Koarmada I, Kolonel Laut (P) Johan Wahyudi menyebut tak ada larangan melaut bagi mereka.
 
Namun nelayan tak boleh merapat ke Pulau Sebaru Kecil. Apalagi masuk ke pulau.
 
Baca selengkapnya di sini.
 
Dari 'World Dream' ke Sebaru
Komandan Kopaska Koarmada I Kolonel Laut (P) Johan Wahyudi memimpin patroli di perairan sekitar Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta/Antara/Akbar Nugroho Gumay
 
5. Penjagaan maksimal
 
Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) menjaga perairan Pulau Sebaru. Panglima TNI, Hadi Thjahjanto, menyebut kedua satuan bakal berpatroli di Ring 2, atau lingkup terluar pulau.
 
Patroli juga dibantu personel dari Tim Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad). Sebanyak 763 anggota dari Tim gabungan TNI, Polri, BNPB, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Luar Negeri dikerahkan.
 
Baca selengkapnya di sini.
 
6. Pasokan logistik terjamin
 
KRI Banda Aceh bakal menjamin ketersediaan makanan bagi 188 ABK WNI di Pulau Sebaru. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya Yudo Margono, menyebut perlengkapan seperti alat-alat dapur lapangan dan lemari pendingin (sliding freezer box) akan dikirim ke pulau itu.
 
Logistik lain seperti peralatan medis juga dibawa KRI itu. Seperti masker dan perlengkapan lain yang dibutuhkan. KRI Banda Aceh akan bolak-balik ke Pulau Sebaru selama observasi.
 
Baca selengkapnya di sini.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif