Incinerator, Solusi Masalah Sampah untuk Wujudkan Indonesia Bersih

Anggi Tondi Martaon 29 Oktober 2018 11:34 WIB
berita kemenko pmk
Incinerator, Solusi Masalah Sampah untuk Wujudkan Indonesia Bersih
Incinerator Sis-05 diperkenalkan pada acara Pekan Kerja Nyata (PKN) Revolusi Mental yang diselenggarakan di Manado, Sulut, 26-28 Oktober 2018 (Foto:Dok.Kemenko PMK)
Jakarta: Sampah masih menjadi persoalan yang tak ada habisnya. Berbagai upaya telah dilakukan, namun belum berhasil sepenuhnya.

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (SIPSN KLHK), Jakarta menimbun sampah  di tempat pembuangan akhir (TPA) sebanyak 11,679 ton per hari pada rentang 2017-2018. Sekitar 267 ton per hari di antaranya tidak terkelola dengan baik.

Kondisi tersebut disebabkan penanganan sampah selama ini hanya sebatas memindahkan dari pemukiman ke TPA. Upaya tersebut bukan solusi.


Keprihatinan terhadap situasi ini mendorong Siswanto Hartoyo mencari solusi menghadapi permasalahan sampah di Indonesia. Dia mengembangkan produk pemusnah dan pengelola sampah bernama Incinerator Sis-03 pada 2015.

Temuan tersebut lahir dari kegelisahan pria kelahiran Cirebon itu terhadap kondisi sampah yang tak terkendali. Menurutnya, sampah tidak hanya merusak pemandangan, tapi juga terhadap kehidupan masyarakat.

"Saya risih dengan sampah berserakan. Lingkungan yang kotor akan menimbulkan efek domino bagi kesehatan masyarakat,” kata Siswanto, dikutip keterangan tertulis, Senin, 29 Oktober 2018.

Pria berlatar belakang insinyur itu menjelaskan, incinerator dapat memproses sampah basah, kering, organik, maupun anorganik sekaligus dan efisien. 

Inovasi Siswanto dilirik oleh Politeknik Negeri Indramayu (POLINDRA) dan Universitas Swadaya Gunung Jati (Unsgawati) untuk dikembangkan. Kolaborasi tersebut menghasilkan Incinerator Sis-05. 

Produk Incinerator Sis-05 tidak hanya semata memproses sampah, tapi juga menghasilkan produk turunan seperti pupuk organik cair, cairan pengusir hama, serta batako/ paving block. 

Hingga saat ini, ada lima wilayah yang sudah memasang incinerator, yaitu Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Bandung, Purwakarta, Palu, dan segera akan dipasang di Gili Trawangan dan Labuan Bajo.

Terobosan Siswanto ini disambut baik oleh Kementerian Bidang Koordinator Kemaritiman (Kemenko Kemaritiman) yang mengkoordinasikan Gerakan Indonesia Bersih. Gerakan tersebut merupakan bagian dari program Revolusi Mental.

"Segera lakukan terobosan-terobosan, tidak hanya teori tapi aksi nyata," kata Siswanto.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK Nyoman Shuida mengingatkan, membudayakan kehidupan bersih harus dimulai dari diri masing-masing.

"Dengan demikian secara perlahan akan mendorong perubahan yang lebih besar untuk Indonesia yang lebih baik," kata Nyoman.



(ROS)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id