Bung Tomo/Wikipedia.
Bung Tomo/Wikipedia.

Perjuangan Bung Tomo Dianggap Perpaduan Religius dan Nasionalis

Nasional Hari Pahlawan generasi milenial
Wandi Yusuf • 10 November 2020 20:47
Jakarta: Pahlawan nasional Sutomo, atau Bung Tomo, dijadikan teladan. Sebab perjuangan arek Suroboyo itu mewujudkan Indonesia merdeka melalui perpaduan dua elemen.
 
"Yang kita teladani yaitu api yang tidak pernah padam di dada Bung Tomo adalah Indonesia merdeka, ingin mewujudkan Indonesia pendekatan religius dan nasionalisme," kata anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sukarwo saat menjadi pembicara pada webinar "Hari Pahlawan dan Penghargaan 100 Tahun Bung Tomo" di Jakarta, Selasa, 10 November 2020.
 
Pria yang kerap disapa Pakde Karwo ini menilai perjuangan tercermin pada diri Bung Tomo. Yakni bagaimana mewujudkan kehidupan berbangsa untuk menciptakan kemerdekaan Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mantan Gubernur Jawa Timur itu menyebut Bung Tomo mencari dan mendekati para ulama sebagai basis religius. Mereka diminta terlibat dan mengamalkan nasionalisme dalam mencapai kemerdekaan.
 
Sukarwo berharap teladan itu mampu dicontoh generasi muda atau milenial. Terutama dalam mengambil keputusan tepat mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
 
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa, sepakat dengan penuturan Pakde Karwo. Menurut Khofifah, perjuangan tak mengenal kata lelah.
 
Dia menginginkan adanya pergeseran dari generasi 'rebahan' menuju perubahan. Hal ini memerlukan banyak dukungan dari berbagai generasi dan lingkungan.
 
Putra Bung Tomo, Bambang Sulistomo, menyebut teladan ayahnya harus terus dijaga. Kekuatan spiritual bangsa harus ditingkatkan dengan keyakinan pada kemerdekaan, semangat, dan nasionalisme.
 
"Kita harus menggali kembali kekuatan spiritualitas bangsa ini, apalagi dalam keadaan semakin sulit," ujar putra tunggal Bung Tomo itu.
 
Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Solusi Pemersatu Bangsa, Baskara Sukarya, meminta organisasi kebangsaan dan kemasyarakatan turut andil dalam peningkatan keyakinan itu. Sehingga, masyarakat Indonesia tetap berkarya.
 
"Khususnya kita harapkan anak muda milenial yang akan memegang estafet dari sesepuh bangsa," tutur politisi Golkar itu.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif