Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. ANT/Sigid Kurniawan.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. ANT/Sigid Kurniawan.

Lima Penerbangan Terlambat, Menteri Perhubungan Panggil Petinggi Lion Air

Nasional lion air delay
Ilham wibowo • 02 Agustus 2016 02:41
medcom.id, Jakarta: Keterlambatan lima penerbangan maskapai Lion Air berbuntut panjang. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan memanggil petinggi PT Lion Mentari Airlines untuk dimintai keterangan.
 
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Hemi Pamuraharjo menuturkan, Lion Air perlu menjelaskan penyebab keterlambatan lima penerbangan itu. Menhub Budi Karya akan bertemu dengan petinggi maskapai Lion Air di Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat.
 
“Menhub akan panggil Direksi Lion Air untuk bertemu di kantor Kemenhub jam 10 pagi besok," kata Hemi dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Senin (1/8/2016)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lima penerbangan yang mengalami keterlambatan adalah JT 650 dengan rute Jakarta-Lombok, JT 630 dengan rute Jakarta-Bengkulu, JT 590 dan JT 582 dengan rute Jakarta-Surabaya, dan JT 526 dengan rute Jakarta Banjarmasin. Keterlambatan penerbangan ini terjadi Minggu 31 Juli.
 

ilustrasi penumpukan penumpang. ANT/Umarul Faruq.
 
Kementerian Perhubungan akan meminta klarifikasi dan solusi dari PT Lion Mentari Airlines terkait kejadian yang menelantarkan ratusan penumpang ini. Helmi menjelaskan, Kementerian Perhubungan selaku pembuat keputusan di sektor transportasi akan terus membina operator transportasi, dalam kasus ini maskapai penerbangan.
 
Sehingga, kata Helmi, kualitas pelayanan penerbangan terhadap masyarakat terus meningkat.
 
“Dengan duduk bersama dalam rapat klarifikasi besok, diharapkan permasalahan sesungguhnya yang terjadi di lapangan dapat diketahui untuk kemudian dicarikan solusi bersama," imbuh Hemi.
 
Helmi mengingatkan, penyebab keterlambatan penerbangan tidak mutlak kesalahan maskapai. Beberapa gangguan teknis, seperti penutupan sejumlah bandara karena beberapa masalah juga bisa menjadi pemicu.
 
Ia mencontohkan peristiwa penutupan landasan pacu Bandara Internasional Juanda Surabaya karena adanya perbaikan landasan. Hal ini, diduga sebagai salah satu pemicu terjadinya keterlambatan penerbangan.
 
"Menhub telah memberi instruksi pada PT. Angkasa Pura I selaku pengelola bandara untuk memperpanjang jam operasional bandara dari awalnya hingga pukul 22.00 WIB menjadi pukul 24.00 WIB," pungkas Helmi.
 

(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi