Juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi. Medcom.id/Sunaholomi
Juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi. Medcom.id/Sunaholomi

1 Pasien Meninggal Diduga Hepatitis Belum Dilindungi Vaksin

Nasional penyakit menular vaksinasi Vaksinasi Anak Hepatitis Akut
Antara • 05 Mei 2022 12:48
Jakarta: Sebanyak satu pasien anak di Jakarta dilaporkan meninggal diduga akibat hepatitis akut bergejala berat. Pasien meninggal tersebut belum menerima vaksin covid-19 maupun hepatitis.
 
"Investigasi kontak terhadap tiga kasus ini yang kita ketahui pasien tiba di rumah sakit sudah dalam kondisi stadium lanjut. Hanya memberikan waktu sedikit rumah sakit berikan tindakan pertolongan," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual yang diikuti dari Zoom di Jakarta, Kamis, 5 Mei 2022.
 
Nadia mengatakan ketiga pasien masing-masing berusia dua tahun belum memperoleh vaksin covid-19 dan hepatitis A-E. Sedangkan pasien yang berusia delapan tahun sudah memperoleh vaksin covid-19 dosis pertama dan 11 tahun telah memperoleh vaksin lengkap dua dosis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ketiga pasien dilaporkan negatif covid-19 berdasarkan pemeriksaan medis di rumah sakit," kata Nadia.
 
Kementerian Kesehatan bersama Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta telah menginvestigasi kontak untuk mengetahui faktor risiko yang ada pada pasien. "Dari data yang ada, satu kasus pernah memiliki penyakit lainnya sebelum pasien didiagnosa diduga mengalami hepatitis akut ini," ujar dia.
 
Baca: Peran Masyarakat Dibutuhkan Menghadapi Hepatitis Akut
 
Nadia mengatakan Kemenkes belum menggolongkan kejadian itu sebagai kasus hepatitis akut berat. Sebab, masih ada fase lanjutan investigasi berupa pemeriksaan laboratorium, terutama pemeriksaan Adenovirus dan Hepatitis E yang membutuhkan waktu 10-14 hari ke depan.
 
"Kami belum golongkan dalam hepatitis akut bergejala berat, tetapi baru masuk pada kriteria pending klasifikasi karena masih ada pemeriksaan laboratorium," kata dia.
 
Nadia mengatakan dari ketiga pasien tidak ditemukan riwayat penyakit bawaan hepatitis dari keluarga. Keluhan utama yang dialami pasien sebelum dibawa ke rumah sakit berasal dari saluran pencernaan, seperti mual, muntah, dan diare yang hebat.
 
Ketiga pasien itu dilaporkan meninggal di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta dalam kurun waktu yang berbeda dengan rentang dua pekan terakhir hingga 30 April 2022. Ketiga pasien merupakan rujukan dari rumah sakit yang berada di Jakarta Timur dan Jakarta Barat.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif