Jakarta: Menyongsong arus mudik Lebaran 2026, penggunaan kendaraan pribadi diprediksi tetap menjadi primadona bagi masyarakat. Fleksibilitas waktu serta kapasitas angkut barang yang lebih besar menjadi alasan utama keluarga memilih opsi ini.
Meski demikian, perjalanan jarak jauh via Tol Trans Jawa menuntut perencanaan anggaran yang cermat. Pemudik perlu mengalkulasi secara detail mulai dari akumulasi tarif tol, biaya BBM, hingga alokasi dana untuk konsumsi dan kebutuhan tak terduga di rest area agar stabilitas finansial keluarga tetap terjaga selama mudik.
Perjalanan mudik dari Surabaya ke Jakarta kini semakin cepat berkat tersambungnya Tol Trans Jawa secara penuh. Namun, menempuh jarak sekitar 780 km tentu membutuhkan persiapan anggaran yang matang, terutama untuk biaya tol. Agar perjalanan kamu lancar tanpa kendala saldo di gerbang tol, penting untuk mengetahui rincian tarif terbaru.
Berdasarkan data operasional jalan tol per Maret 2026, berikut adalah rincian estimasi biaya tol untuk kendaraan pribadi (Golongan I):
Rincian Tarif Tol Surabaya ke Jakarta (Golongan I)
Berikut adalah akumulasi biaya dari berbagai ruas tol yang akan dilalui jika Sobat Medcom berangkat dari Surabaya (GT Warugunung) menuju Jakarta:
Tol Surabaya – Mojokerto: Rp43.500
Tol Mojokerto – Kertosono: Rp55.000
Tol Ngawi – Kertosono: Rp102.000
Tol Solo – Ngawi: Rp163.500
Tol Semarang – Solo: Rp92.000
Tol Semarang ABC (Dalam Kota): Rp6.000
Baca Juga :
Cek Jadwal Diskon Jalan Tol, Masih Ada Buat Mudik?
Tol Batang – Semarang: Rp144.500
Tol Pemalang – Batang: Rp53.000
Tol Pejagan – Pemalang: Rp66.000
Tol Kanci – Pejagan: Rp31.500
Tol Palimanan – Kanci: Rp13.500
Tol Cikopo – Palimanan (Cipali): Rp132.000
Tol Jakarta – Cikampek (Japek): Rp27.000
Total Estimasi Tarif Tol: Rp929.500 – Rp986.500 (tergantung pada rute spesifik dan pintu keluar di Jakarta).
Kabar baik bagi pemudik, pemerintah biasanya memberlakukan diskon tarif tol sebesar 20-30% pada tanggal-tanggal tertentu di puncak arus mudik (biasanya H-2 atau H-3). Pastikan kamu memantau akun resmi Jasa Marga atau BPJT untuk mengetahui jadwal pasti diskon tersebut agar anggaran mudik kamu bisa lebih hemat.
Memastikan saldo e-toll terisi cukup adalah langkah sederhana namun krusial untuk menghindari antrean panjang yang dapat menghambat perjalanan orang lain. Dengan merencanakan anggaran tol dan BBM sejak dini, kamu bisa berkendara dengan lebih tenang tanpa perlu khawatir soal kendala teknis di gerbang tol. Ingat, keselamatan adalah prioritas utama, jadi jangan ragu untuk beristirahat jika merasa lelah. Selamat mudik dan semoga selamat sampai di tujuan untuk merayakan Lebaran bersama keluarga!
(Fany Wirda Putri)
Jakarta: Menyongsong arus
mudik Lebaran 2026, penggunaan kendaraan pribadi diprediksi tetap menjadi primadona bagi masyarakat. Fleksibilitas waktu serta kapasitas angkut barang yang lebih besar menjadi alasan utama keluarga memilih opsi ini.
Meski demikian, perjalanan jarak jauh
via Tol Trans Jawa menuntut perencanaan anggaran yang cermat. Pemudik perlu mengalkulasi secara detail mulai dari akumulasi tarif tol, biaya BBM, hingga alokasi dana untuk konsumsi dan kebutuhan tak terduga di rest area agar stabilitas finansial keluarga tetap terjaga selama mudik.
Perjalanan mudik dari Surabaya ke Jakarta kini semakin cepat berkat tersambungnya Tol Trans Jawa secara penuh. Namun, menempuh jarak sekitar 780 km tentu membutuhkan persiapan anggaran yang matang, terutama untuk biaya tol. Agar perjalanan kamu lancar tanpa kendala saldo di gerbang tol, penting untuk mengetahui rincian tarif terbaru.
Berdasarkan data operasional jalan tol per Maret 2026, berikut adalah rincian estimasi biaya tol untuk kendaraan pribadi (Golongan I):
Rincian Tarif Tol Surabaya ke Jakarta (Golongan I)
Berikut adalah akumulasi biaya dari berbagai ruas tol yang akan dilalui jika Sobat Medcom berangkat dari Surabaya (GT Warugunung) menuju Jakarta:
Tol Surabaya – Mojokerto: Rp43.500
Tol Mojokerto – Kertosono: Rp55.000
Tol Ngawi – Kertosono: Rp102.000
Tol Solo – Ngawi: Rp163.500
Tol Semarang – Solo: Rp92.000
Tol Semarang ABC (Dalam Kota): Rp6.000
Tol Batang – Semarang: Rp144.500
Tol Pemalang – Batang: Rp53.000
Tol Pejagan – Pemalang: Rp66.000
Tol Kanci – Pejagan: Rp31.500
Tol Palimanan – Kanci: Rp13.500
Tol Cikopo – Palimanan (Cipali): Rp132.000
Tol Jakarta – Cikampek (Japek): Rp27.000
Total Estimasi Tarif Tol: Rp929.500 – Rp986.500 (tergantung pada rute spesifik dan pintu keluar di Jakarta).
Kabar baik bagi pemudik, pemerintah biasanya memberlakukan diskon tarif tol sebesar 20-30% pada tanggal-tanggal tertentu di puncak arus mudik (biasanya H-2 atau H-3). Pastikan kamu memantau akun resmi Jasa Marga atau BPJT untuk mengetahui jadwal pasti diskon tersebut agar anggaran mudik kamu bisa lebih hemat.
Memastikan saldo e-toll terisi cukup adalah langkah sederhana namun krusial untuk menghindari antrean panjang yang dapat menghambat perjalanan orang lain. Dengan merencanakan anggaran tol dan BBM sejak dini, kamu bisa berkendara dengan lebih tenang tanpa perlu khawatir soal kendala teknis di gerbang tol. Ingat, keselamatan adalah prioritas utama, jadi jangan ragu untuk beristirahat jika merasa lelah. Selamat mudik dan semoga selamat sampai di tujuan untuk merayakan Lebaran bersama keluarga!
(
Fany Wirda Putri)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)