medcom.id, Depok: Pihak Manajemen Depok Town Square (Detos) mengklaim tidak ada unsur minuman keras dalam insiden Honda Jazz yang terjun dari lantai dua Detos, Rabu dini hari 2 Maret. Diduga pengendara Honda Jazz itu kurang mahir mengemudi.
"Dipastikan pengendara kurang mahir (mengendarai mobil). Yang bawa laki-laki. Informasi dari Polsek Beji, tidak ada unsur miras," kata Manajemen Detos, Ferry Nurdin Firdaus, di Detos, Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Rabu (2/3/2016).
Kasus kecelakaan yang menewaskan dua orang ini ditangani Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polresta Depok. Ferry mengaku siap memberikan keterangan mengenai kecelakaan ini.
Seperti diberitakan, Honda Jazz merah bernomor polisi B 1485 EHM terjun dari area parkir P-5, di lantai 2 Detos, pada pukul 2.30 WIB, Rabu 2 Maret. Mobil menabrak tembok pembatas dan terjun ke lantai 1 Detos. Pengendara mobil, Muhammad Ubaidillah, 27 dan Dessy Khanti Astuti, 22, tewas dalam insiden ini.
medcom.id, Depok: Pihak Manajemen Depok Town Square (Detos) mengklaim tidak ada unsur minuman keras dalam insiden Honda Jazz yang terjun dari lantai dua Detos, Rabu dini hari 2 Maret. Diduga pengendara Honda Jazz itu kurang mahir mengemudi.
"Dipastikan pengendara kurang mahir (mengendarai mobil). Yang bawa laki-laki. Informasi dari Polsek Beji, tidak ada unsur miras," kata Manajemen Detos, Ferry Nurdin Firdaus, di Detos, Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Rabu (2/3/2016).
Kasus kecelakaan yang menewaskan dua orang ini ditangani Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polresta Depok. Ferry mengaku siap memberikan keterangan mengenai kecelakaan ini.
Seperti diberitakan, Honda Jazz merah bernomor polisi B 1485 EHM terjun dari area parkir P-5, di lantai 2 Detos, pada pukul 2.30 WIB, Rabu 2 Maret. Mobil menabrak tembok pembatas dan terjun ke lantai 1 Detos. Pengendara mobil, Muhammad Ubaidillah, 27 dan Dessy Khanti Astuti, 22, tewas dalam insiden ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TTD)