Tangkapan layar adanya simbol SOS di Pulau Laki yang sempat viral di dunia maya. Medcom.id/Yurike Budiman
Tangkapan layar adanya simbol SOS di Pulau Laki yang sempat viral di dunia maya. Medcom.id/Yurike Budiman

Tanda SOS di Pulau Laki Dihapus Google, Ini Penjelasannya

Adri Prima • 20 Januari 2021 20:15
Jakarta: Simbol SOS di Pulau Laki, Kepulauan Seribu yang tertangkap di Google Maps sempat membuat heboh jagad maya.
 
Tanda SOS dan kata "Tolong" yang menempel di Pulau Laki memunculkan beragam spekulasi, pasalnya lokasi tersebut tidak jauh dari area terjatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. 
 
Ada yang menganggap simbol tersebut berasal dari korban SJ-182 yang masih selamat. Namun ada juga yang menganggap itu merupakan ulah orang iseng. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan, Basarnas pun ikut angkat bicara soal simbol SOS tersebut dan berniat melakukan pengecekan. 
 
Akan tetapi, tidak lama berselang Google sebagai penyedia platform akhirnya menghapus ikon 'SOS' dan 'Tolong' yang muncul di maps Pulau Laki. 
 
"Kami telah menghapus ikon di lokasi tersebut dari Google Maps," kata Google dalam keterangan resmi, Rabu (20/1/2021).
 
Pihak Google menjelaskan kalau mereka mengambil langkah tersebut setelah menerima laporan. 
 
Meski demikian, sayangnya pihak Google tidak menjelaskan secara rinci soal siapa yang melapor dan siapa yang memasang tanda SOS di Pulau Laki. Google hanya menjelaskan kalau masalah (tanda SOS) sudah diperbaiki. 
 

Sistem kerja Google Maps

Google Maps dikembangkan melalui tiga sumber data. Pertama adalah Google sebagai penyedia platform yang menunjukkan data peta (maps) mencakup pulau, perairan, jalan, gedung dan lain-lain. 
 
Kemudian ada sumber publik seperti data pemerintah dan institusi terkait penamaan jalan, kota, wilayah, dan keterangan info geografis lainnya. Kemudian, Google Maps juga menerima kontribusi user alias pengguna. 
 
Artinya, pengguna memang difasilitasi untuk melengkapi data Google Maps lewat fitur "add missing place" dan "Contribute". Namun data atau informasi yang ditambahkan dari pengguna harus melewati persetujuan Google terlebih dahulu. 
 
(ACF)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif