Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Kontingensi Bencana Bakal Dibawa ke Ratas

Nasional Gempa Donggala
Ilham wibowo • 02 Oktober 2018 00:52
Jakarta: Pemerintah akan fokus mengkaji kontingensi bencana yang beberapa waktu belakangan ini melanda Tanah Air. Pasalnya, sebagaian besar wilayah Indonesia memiliki label ring of fire dengan potensi gempa yang cukup banyak.
 
Instrumen anggaran baru khusus untuk alokasi dana darurat bencana rencananya mencontoh negara dengan tingkat gempa yang tinggi. Topik ini sudah disepakati Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dan akan dibahas dalam rapat terbatas (Ratas) bersama Presiden Joko Widodo.
 
"Kami sedang menyusun kontingensi agar ke depan betul-betul bisa lebih cepat dan terstruktur. Tadi sepakat dengan Ibu Ani (Sri Mulyani) besok ratas akan kita bawa," ujar Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di Kantor Kemenko Maritim, Jakarta, Senin, 1 Oktober 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam situasi bencana, kata Luhut, respons cepat perlu dilakukan dengan kekuatan penuh dalam memberikan pertolongan. Karena itu, peran kementerian dan lembaga terkait perlu terpadu agar penanganan bisa berjalan dengan maksimal.
 
"Semua kementerian harus terpadu membantu penanganan saudara kita yang cedera," tuturnya.
 
Baca:Anggaran Mitigasi Bencana BNPB Minim
 
Menurut Luhut, bencana yang disebabkan fenomena alam tak bisa dihindari. Namun dengan kontingensi bencana yang baik bakal meminimalisasi dampak terhadap masyarakat dalam jangka panjang.
 
"Enggak boleh dipungkiri di ring of fire itu potensi gempa sangat besar, kerak bumi terus bergerak, satu kali 60 tahun, 100 tahun atau berapa tahun pasti akan terjadi pelepasan energi yang menimbulkan bermacam gempa itu," paparnya.
 
Dalam ratas tersebut, potensi kementerian dan lembaga maupun organisasi non-pemerintah bakal dimaksimalkan dalam peran aksi kemanusiaan. Anggaran mitigasi diupayakan untuk ditambah guna memberikan peringatan dini lebih baik saat terjadi bencana.
 
"Kita berpuluh tahun kontingensinya belum bulat tapi setelah melihat kemarin kita sepakat untuk menyusun kontingensi. Tadi Ibu Ani sudah datang dengan pikirannya, saya juga datang dengan pikiran saya, nanti kita akan tuntaskan dalam waktu dekat," tandasnya
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif