PAUD Melati Putih Bidara Cina Cetak Generasi Pembaca

Fachri Audhia Hafiez 29 Juni 2018 09:49 WIB
rusunawapendidikan anakrusun
PAUD Melati Putih Bidara Cina Cetak Generasi Pembaca
Lokasi PAUD Melati Putih Bidara Cina - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Jakarta: Nani, 36, tak menyangka sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD) Melati Putih tempat putrinya menimba ilmu disengketakan. Pihak RW 16 Rusun Bidara Cina meminta PAUD tersebut dikosongkan segera.

Dengan terisak haru, Nani mengaku, PAUD Melati Putih telah membuat anak pertamanya yang berusia lima tahun bisa membaca.

"Berkat PAUD ini anak saya jadi bisa baca tulis, pendidikannya juga bagus. Sangat disayangkan kenapa harus dikosongin," kata Nani saat berbincang dengan Medcom.id di kawasan Rusun Bidara Cina, Jakarta Timur, Kamis, 28 Juni 2018.


Anak Nani sudah belajar di PAUD Melati Putih selama dua tahun. Anaknya masuk sejak usia 3,5 tahun. Lantaran sudah bisa membaca, Nani semakin mantap menyekolahkan anaknya ke jenjang Taman Kanak-kanak (TK).

"Kalau anak sudah bisa baca kan enak saya juga yang tenang. Buat masuk TK sampai SD kan ilmunya kepake," ujar dia. 

Sama halnya dengan Rara, 31, putrinya kini semakin pandai membaca dan menulis. Sistem pelajaran di PAUD Melati Putih menurutnya menjadikan anak siap mengikuti pendidikan yang lebih tinggi.

(Baca juga: Guru dan Orang Tua Siswa Kukuh Pertahankan PAUD di Rusun Bidara Cina)

"Kalau di sini, anak saya enam hari kegiatannya. Senin sampai Jumat di kelas, terus Sabtu kita ada kegiatan menari dan macam-macam. Kalau PAUD lain kan cuma tiga hari seminggu," tutur Rara.

Rara tak mempermasalahkan iuran yang dibebani pada masing-masing orang tua sebesar Rp 50 ribu sebulan. Dia merasa bangga dengan kualitas pengajaran yang ada di PAUD Melati Putih sehingga putrinya tak lagi kesulitan membaca.

Warga asli rusun Bidara Cina itu mengatakan, jika memang PAUD Melati Putih dikosongkan, dia meminta pihak RW menyediakan tempat lain.

"Kalau mau dikosongkan kita minta dipindahkan lokasinya, jangan digusur gitu saja," imbuh Rara.

Ketua RW 16 Rusun Bidaracina, Teguh, telah menyurati pihak PAUD Melati Putih agar hengkang dari ruangan yang selama ini dijadikan kelas. Pihak PAUD Melati Putih mengaku diminta mengosongkan kelas lantaran ruangan tersebut akan digunakan untuk kegiatan karang taruna. Pengosongan akan dilakukan pada Sabtu, 30 Juni 2018.
 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id