Korban Kejahatan Taksi Online Diimbau Jangan Takut Lapor

Faisal Abdalla 28 April 2018 19:54 WIB
taksi online
Korban Kejahatan Taksi Online Diimbau Jangan Takut Lapor
SN, kakak korban kejahatan taksi daring. Medcom/ Faisal Abdala
Jakarta: Masyarakat yang menjadi korban kejahatan di transportasi daring diminta berani melapor kepada pihak berwajib. Korban, khususnya perempuan dinilai masih banyak yang belum berani melapor. 

"Komnas Perempuan menghimbau kepada masyarakat khususnya wanita jika mengalami tindak kejahatan di transportasi daring untuk berani mengadu kepada aparat berwajib. Kejahatan seperti ini tidak bisa dibiarkan," kata Wakil Ketua Komnas Perempuan, Budi Wahyuni di Mapolres Metro Jakarta Barat, Sabtu, 28 April 2018. 

Budi menilai kebanyakan pelaku kejahatan di transportasi online bukan hanya mengincar harta benda korban, namun juga sudah mengarah kepada kekerasan seksual. Oleh karena itu, pelaku tidak boleh dibiarkan bebas begitu saja. 


SN, kakak dari salah satu korban penyekapan dan perampokan di dalam taksi daring berinisial S (24), mengaku berani melaporkan kasus yang menimpa adiknya kepada aparat karena tidak ingin hal serupa menimpa keluarga maupun masyarakat lain. 

"Saya melapor ini karena yang saya pikirkan keamanan untuk keluarga, teman dan masyarakat yang sering menggunakan taksi online. Pada umumnya yang pakai taksi online adalah wanita, kalau tidak melapor berapa banyak lagi korban yang akan mengalami hal yang sama?," tutur SN. 

Dia mengapresiasi kesigapan pihak kepolisian yang berhasil meringkus para pelaku dalam waktu singkat. Ia berharap kepada masyarakat lain yang juga menjadi korban kejahatan di transportasi daring agar tak takut melapor sehingga insiden yang menimpa adiknya itu tidak terulang kembali. 

"Yang menggunakan taksi online bukan cuma adik saya, tapi saya, teman-teman, dan keluarga juga, karena praktis dan murah. Tetapi ternyata keamanan tidak terjamin. Saya harap kedepannya perlu diperbaiki agar kita ke depannya bisa lebih safety," pungkas dia.



(SCI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id