Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

PPKM Jabodetabek Jadi Level 2, Ini Ketentuan Aktivitas Masyarakat

Theofilus Ifan Sucipto • 08 Maret 2022 09:19
Jakarta: Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) turun menjadi level 2. Sejumlah ketentuan aktivitas masyarakat diatur untuk menjaga tren penanganan covid-19 yang membaik.
 
Hal itu tercantum dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2022 tentang PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 di Jawa-Bali. Beleid itu dikeluarkan pada Senin, 7 Maret 2022 dan berlaku sejak 8 Maret hingga 14 Maret 2022.
 
“Pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri,” tulis salinan Inmendagri seperti dikutip Medcom.id, Selasa, 8 Maret 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kapasitas maksimal kegiatan sektor nonesensial 75 persen yang bekerja dari kantor. Hal itu berlaku bagi pegawai yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja.
 
Sementara itu, kegiatan sektor esensial diizinkan beroperasi dengan kapasitas maksimal 75 persen untuk staf yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat. Sedangkan jumlah maksimal pelayanan administrasi perkantoran sebanyak 50 persen.
 
“Sektor esensial pada sektor pemerintahan mengikuti ketentuan teknis yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” tulis Inmendagri.
 
Baca: Jabodetabek Kini Berstatus PPKM Level 2
 
Sektor kritikal dapat beroperasi 100 persen tanpa ada pengecualian. Sedangkan jumlah maksimal pelayanan administrasi perkantoran sebanyak 50 persen.
 
Inmendagri juga mengatur pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum. Warung makan, pedagang kaki lima, dan sejenisnya diizinkan buka sampai pukul 21.00 waktu setempat dengan maksimal pengunjung 75 persen.
 
“Dengan waktu makan maksimal 60 menit yang pengaturan teknisnya diatur pemerintah daerah,” bunyi beleid itu.
 
Ketentuan serupa berlaku bagi restoran/rumah makan/kafe yang berada dalam gedung/toko atau berdiri sendiri. Namun, mereka wajib menggunakan PeduliLindungi untuk skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai.
 
Kegiatan di pusat perbelanjaan/mal diizinkan dengan kapasitas 75 persen sampai pukul 21.00 waktu setempat. Anak-anak di bawah usia 12 tahun diperbolehkan masuk dengan pendampingan orang tua dan wajib menunjukkan bukti vaksin minimal dosis pertama.
 
“Bioskop dibuka maksimal kapasitas 70 persen dan hanya pengunjung dengan kategori hijau yang boleh masuk, kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan,” tulis Inmendagri tersebut.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif