Juru bicara vaksinasi covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Juru bicara vaksinasi covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Keganasan Omicron Dilawan dengan Vaksinasi Primer Hingga Booster

Fachri Audhia Hafiez • 19 Januari 2022 10:56
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berupaya mencegah lonjakan kasus penularan covid-19 varian Omicron. Salah satunya, meningkatkan cakupan vaksinasi primer hingga booster.
 
"Kendati vaksinasi booster telah bergulir sejak 12 Januari 2022, vaksinasi primer tetap berlangsung seperti biasanya. Keduanya dapat berjalan beriringan guna menciptakan herd population terutama untuk menghadapi lonjakan kasus Omicron," kata juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, melalui keterangan tertulis, Rabu, 19 Januari 2022.
 
Nadia mengatakan cakupan vaksinasi covid-19 nasional sudah lebih dari 300 juta suntikan per Selasa, 18 Januari 2022. Jumlah itu sama dengan 72 persen dari total target 416,4 juta suntikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah berhasil menyuntikkan 300.239.385 dosis vaksin covid-19 kepada masyarakat," ujar Nadia.
 
Baca: Presiden: Waspada Omicron Perlu, Tapi Jangan Berlebihan
 
Total dosis pertama mencapai 177.577.002 suntikan atau 85,26 persen. Sementara itu, dosis kedua 120.985.959 suntikan atau sekitar 58,09 persen dan dosis ketiga 1.676.424 suntikan atau 0,80 persen.
 
Nadia memastikan stok vaksin cukup untuk seluruh tahapan penyuntikan. Dia juga mengimbau masyarakat yang telah mendapat vaksinasi dua dosis atau booster tetap konsisten menjalankan protokol kesehatan.
 
"Meskipun telah menerima vaksinasi dosis lengkap maupun booster, masyarakat diminta untuk tetap disiplin menegakkan protokol kesehatan 5M," kata dia.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif