Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona, Achmad Yurianto. DOK BNPB
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona, Achmad Yurianto. DOK BNPB

Pemerintah: Jangan Diskriminasi Pasien Covid-19

Fachri Audhia Hafiez • 29 Maret 2020 16:34
Jakarta: Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona (covid-19), Achmad Yurianto, meminta masyarakat tak mendiskriminasi pasien terjangkit virus korona. Masyarakat diminta saling melindungi baik yang sakit maupun sehat.
 
"Kita lindungi yang sakit, jangan didiskriminasi, jangan distigmatisasi," kata Yuri di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jalan Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Minggu, 29 Maret 2020.
 
Yuri menuturkan perlindungan bisa diberikan dengan mendukung pasien mengisolasi diri di rumah. Hal ini bertujuan agar pasien positif covid-19 mampu mengisolasi diri dengan baik.

Bagi mereka yang sehat, lanjut Yuri, juga harus dilindungi kesehatannya. Caranya dengan menjaga agar tak tertular melalui langkah-langkah pencegahan.
 
"Jangan sampai sakit. Oleh karena itu mari bersama-sama kita patuhi inilah kunci keberhasilan kita untuk mengendalikan penyakit ini," ujar Yuri.
 
Yuri mengatakan pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit adalah mereka yang tidak memungkinkan untuk mengisolasi diri di rumah. Selain itu, diperuntukkan bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit lain sebelumnya.
 
(Baca: Pasien Positif Korona Jadi 1.285 Orang, 114 Meninggal)
 
"Termasuk pada kelompok yang sangat rentan seperti orang tua, orang dengan penyakit-penyakit sebelumnya, diabetes, hipertensi, kelainan jantung kelainan paru-paru dan sebagainya. Inilah yang membutuhkan layanan perawatan yang maksimal, kita siapkan di rumah sakit," jelas Yuri.
 
Ia juga tak henti-hentinya mengajak masyarakat memutus rantai penyebaran virus yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok ini. Yuri meminta masyarakat tidak dalam kerumunan, menjaga jarak minimal satu meter, dan mencuci tangan.
 
"Yang penting untuk kita pahami kan kita jalankan bersama-sama. Mari saling mengingatkan mari saling menjaga agar seluruhnya bisa kita kendalikan secara baik," ucap Yuri.
 
Secara nasional, pasien positif virus covid-19 mencapai 1.285 orang hingga Minggu, 29 Maret 2020. Sebanyak 64 orang dinyatakan sembuh, sedangkan 114 orang dinyatakan meninggal.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>