NEWSTICKER
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto. Foto: Medcom.id/ Theofilus Ifan Sucipto
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto. Foto: Medcom.id/ Theofilus Ifan Sucipto

KPAI Kaji Skema Pemulangan Anak Eks ISIS

Nasional isis WNI Gabung ISIS
Theofilus Ifan Sucipto • 18 Februari 2020 14:00
Jakarta: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengkaji rencana pemerintah memulangkan anak eks ISIS. KPAI siap menganalisis kadar dan tingkatan radikalisme anak-anak eks ISIS.
 
"Sikap KPAI, penting melakukan kajian mendalam seperti jumlah data anak secara faktual dan tingkat keterpaparan seperti apa," kata Ketua KPAI Susanto di Kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 18 Februari 2020.
 
Susanto menyebutkan ada penanganan berbeda kadar paparan radikalisme setiap anak. Dia meminta partisipasi pemerintah pusat dan daerah untuk memberi perlindungan selama proses deradikalisasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Misalnya pendampingan sosial, deradikalisasi, dan rehabilitasi secara tuntas," tutur Susanto.
 
KPAI bakal mempersiapkan psikolog anak menangani anak-anak eks ISIS. KPAI tidak ingin pemulangan anak eks ISIS menimbulkan masalah baru di kemudian hari.
 
"Kita harus sekokoh mungkin menyiapkan SDM. Tidak cuma memulangkan tapi harus maksimal (penanganannya)," ucap Susanto.
 
KPAI Kaji Skema Pemulangan Anak Eks ISIS
Kamp Al-Hol di Suriah menjadi tempat tinggal keluarga dari anggota ISIS. Foto: AFP
 
Sebelumnya , Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Nasir Djamil meminta pemerintah menimbang memulangkan perempuan dan anak eks anggota ISIS. Ia menilai kaum perempuan dan anak hanya korban.
 
"Tolong perhatikan yang anak-anak dan perempuan, karena mereka kan sebenarnya tidak tahu apa-apa, mereka dibawa oleh orang tua mereka, dibawa oleh suami mereka," kata Nasir Djamil di Jakarta, Kamis, 13 Februari 2020.
 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif