Suasana konservasi komodo di Pulau Rinca. Foto: Damar Iradat/Medcom.id
Suasana konservasi komodo di Pulau Rinca. Foto: Damar Iradat/Medcom.id

Jokowi Ingin Pulau Komodo Lebih Eksklusif

Nasional komodo
Damar Iradat • 11 Juli 2019 17:39
Labuan Bajo: Pulau Komodo yang bagian dari Taman Nasional Komodo bakal dibuat lebih eksklusif. Sebab, pulau tersebut merupakan tempat konservasi sejumlah satwa liar, termasuk komodo.
 
Presiden Joko Widodo mengatakan kunjungan wisatawan ke Pulau Komodo bakal dibatasi per hari. Salah satu caranya dengan menaikkan tarif tiket masuk kawasan tersebut.
 
"Kita ingin nanti misalnya Pulau Komodo betul-betul lebih ditujukan untuk konservasi sehingga turis di situ betul-betul kita batasi, ada kuota, bayarnya mahal," kata Jokowi di Pulau Rinca, Kamis, 11 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengaku belum bisa membeberkan tarif tiket harga masuk ke kawasan tersebut. Soal itu bakal dibahas dengan pihak terkait seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.
 
Jokowi menjamin pembatasan tersebut tidak akan mengganggu pariwisata di Taman Nasional Komodo. Wisatawan masih bisa melihat komodo secara langsung di Pulau Rinca, Pulau Padar, Gili Motang, dan Nusa Kode.
 
Mayoritas komodo saat ini memang berada di Pulau Komodo dan di Pulau Rinca. Di Pulau Komodo terdapat 1.727 ekor komodo, sedangkan di Pulau Rinca 1.049 ekor komodo.
 
Namun, Pulau Rinca tidak akan dibebaskan begitu saja. Jumlah turis yang datang juga perlu diperhatikan.
 
"Rinca punya hintungan, saya dukung, berapa turis yang datang, enggak mungkin kita buka (secara bebas), ndak ada seperti itu. Ini adalah taman nasional jadi urusan lingkungan itu juga harus menjadi kalkulasi, menjadi hitungan," ujarnya.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif