Ilustrasi/Medcom.id.
Ilustrasi/Medcom.id.

Kekeringan DKI Berstatus Awas

Nasional kekeringan kemarau dan kekeringan
Nur Azizah • 22 Agustus 2019 13:36
Jakarta: DKI Jakarta terancam kekeringan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan Jakarta sudah berstatus awas.
 
Status awas diberikan lantaran DKI mengalami hari tanpa hujan (HTH) lebih dari 61 hari. Wilayah yang masuk kategori ini yaitu, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.
 
Di Jakarta Pusat yang masuk kategori awas, yakni Menteng, Gambir, Tanah Abang, dan Kemayoran. Sedangkan Jakarta Selatan di antaranya Tebet, Pasar Minggu, dan Setiabudi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wilayah Jakarta Timur yang masuk kategori awas, yakni Halim Perdanakusuma, Pulogadung, dan Cipayung. Di Jakarta Utara ialah Cilincing, Tanjung Priok, Koja, Kelapa Gading, dan Penjaringan.
 
Jakarta Barat masuk kategori sedang. Beberapa wilayah di antaranya Kedoya Selatan, Grogol, dan Petamburan.
 
Banten juga berpotensi kekeringan. Kepala Stasiun Klimatologi Tangerang Selatan Sukasno meminta dua provinsi itu bersiap menghadapi kekeringan.
 
"Data HTH hingga 20 Agustus 2019 menunjukkan sebagian besar wilayah Banten dan DKI Jakarta mengalami deret hari kering lebih dari 20 hari, hingga lebih dari 60 hari," kata Sukasno dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis, 22 Agustus 2019.
 
Sukasno menyampaikan prakiraan peluang curah hujan pada dasarian III Agustus dan dasarian I September 2019 menunjukkan, beberapa daerah diperkirakan mengalami curah hujan sangat rendah. Curah hujan kurang dari 20mm/dasarian dengan peluang hingga lebih dari 90%.
 
"Kedua kondisi di atas memenuhi syarat untuk dikeluarkan peringatan dini," ujar dia.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif