Stan INFID di lokasi car free day, Jakarta, Minggu, 29 September 2019. Foto: Medcom.id/Sonya Michaella
Stan INFID di lokasi car free day, Jakarta, Minggu, 29 September 2019. Foto: Medcom.id/Sonya Michaella

Indonesia Diminta Berperan Mengatasi Pemanasan Global

Nasional pemanasan global Kebakaran Lahan dan Hutan
Sonya Michaella • 29 September 2019 10:23
Jakarta: International Non-Governmental Organization (NGO) Forum on Indonesian Development (INFID) meminta pemerintah Indonesia berperan mengatasi pemanasan global yang kini semakin parah. Kabut asap yang terjadi di sejumlah wilayah Tanah Air disebut menyumbang pemanasan global.
 
Program Manager INFID, Tatat, mengungkapkan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia yang menimbulkan kabut asap juga dapat mengakibatkan pemanasan global. Situasi itu juga bisa berdampak buruk bagi lingkungan negara.
 
“Kalau kita lihat dari sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang sedang berlangsung, para pemimpin dunia menyerukan adanya pembiayaan lebih untuk menangkal pemanasan global. Kami harap Indonesia memperhatikan hal tersebut,” kata Tatat di Jakarta, Minggu, 29 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam sidang tahunan tersebut, sejumlah pemimpin dunia menyarankan agar ada pembiayaan tambahan untuk mengatasi pemanasan global. Terutama, dalam rangka pengurangan emisi agar suhu bumi tidak terus naik.
 
“Kami yakin Indonesia bisa turut serta untuk mengatasi perubahan iklim. Karhutla di Indonesia menyebabkan naiknya muka air laut. Belum lagi badai-badai di seluruh dunia yang memakan korban jiwa,” ujar Tatat.
 
Tatat menambahkan, INFID mendukung penuh pembangunan negara dan ekonomi. Namun, harus tetap fokus pada iklim dan tidak berdampak pada lingkungan. “Jika lingkungan kita terdampak, tentu manusianya juga terdampak,” ungkap dia.
 
INFID merupakan organisasi masyarakat sipil yang menyoroti isu-isu Sustainable Development Goals 2030. INFID juga menyoroti isu demokrasi dan HAM di Indonesia pun dunia.
 
Organisasi ini juga didukung KOICA dari Korea Selatan yang menyoroti SDGS 2030 khususnya isu perdamaian dan kesetaraan gender.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif