Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

KNKT Butuh 2 Minggu Membaca Black Box

Nasional Lion Air Jatuh
Fachri Audhia Hafiez • 01 November 2018 22:24
Jakarta: Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai mengunduh data black box pesawat Lion Air jenis Boeing 737 Max 8. Kotak berwarna oranye dengan nomor registrasi PK-LQP itu kini sudah berada di laboratorium KNKT.
 
"Sekitar satu hingga dua minggu baru bisa baca data," kata Kepala Komite Nasional Keselamatan dan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 1 November 2018.
 
National Transportation Safety Boarding (NTSB) dan pihak Boeing akan dilibatkan dalam pengungkapan data black box ini. Sebab, KNKT membutuhkan data yang dimiliki pihak lain terkait dengan pesawat jenis Boeing 737 Max 8 tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau kita bertanya mengenai sistem pesawat, karena ini kan pesawat masih baru, jadi banyak data data ataupun yang di luar standar yang ada di kita," ucap Soerjanto.
 
Dia menduga bagian dari black box yang ditemukan ini merupakan Flight Data Recorder (FDR). Namun, pihaknya akan mendalami lebih lanjut hasil temuan tim SAR gabungan itu.
 
"Nanti sampai di lab kita akan tahu apakah ini sebenarnya FDR atau CVR (Cockpit Voice Recorder)," ujar Soerjanto.
 

 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif