Pantauan udara bencana gempa, tsunami dan likuifaksi dari Helikopter jenis MI-17 V5 Skadron 31/Serbu Penerbad TNI AD di Petobo, Palu, Selawesi Tengah. (Foto: MI/Ramdani)
Pantauan udara bencana gempa, tsunami dan likuifaksi dari Helikopter jenis MI-17 V5 Skadron 31/Serbu Penerbad TNI AD di Petobo, Palu, Selawesi Tengah. (Foto: MI/Ramdani)

Penanggulangan Bencana Harus Masuk Prioritas Pembangunan

Nasional penanggulangan bencana Mitigasi Bencana
29 Desember 2018 16:11
Jakarta: Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB)menilai kesiapan dalam negeri dari sisi prabencana sepertimitigasi dan edukasi peringatan dini bencana masih minim. Antisipasi terhadap potensi bencana jauh panggangdari api.
 
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPBSutopo Purwo Nugroho mengatakan persoalan penanggulangan bencana semestinya menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan. Mengingat Indonesia merupakan negara rawan bencana.
 
"Dengan penempatan sebagai prioritas otomatis segala kebijakan, kegiatan, program, dan sebagainya selalu mengaitkan sisi kebencanaan baik dari hulu maupun hilir," ujarnya melalui sambungan telepon dalam Metro Pagi Primetime, Sabtu, 29 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Sutopo bencana di Indonesia tidak hanya disebabkan oleh fenomena alam terutama yang berkaitan dengan faktor geologi. Melainkan juga karena antropogenik atau hasil tangan-tangan manusia yang cenderung meningkatkan potensi bencana.
 
Kesiapan dari hulu, kata dia, berkaitan dengan penyediaan alat yang berhubungan dengan sistem informasi, monitoring, dan sebagainya. Sedangkan di bagian hilir adalah pelibatan masyarakat yang tidak bisa hanya dibangun dengan menempatkan sensor-sensor deteksi bencana.
 
"Terpenting yang kita bangun adalah dari manusia ke manusia termasuk penyediaan kurikulum kebencanaan dalam sektor pendidikan. Dengan begitu anak memahami bahaya dan langkah antisipasi agar secara kognitif mereka menyadari ancaman yang akan datang dan secara refleks mampu mengatasinya," jelas dia.
 

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif