Wakil Presiden Jusuf Kalla - Medcom.id/Dheri Agriesta.
Wakil Presiden Jusuf Kalla - Medcom.id/Dheri Agriesta.

JK Ingatkan Masyarakat Jaga Fasilitas Asian Games 2018

Nasional asian games 2018 piala presiden 2018
Desi Angriani • 19 Februari 2018 13:55
Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla memperingatkan masyarakat agar menjaga fasilitas olahraga yang dibangun pemerintah untuk Asian Games 2018. Hal itu menyusul rusaknya stadion utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pascapertandingan final Piala Presiden 2018 antara Persija Jakarta dan Bali United. 

"Beri peringatan dan imbauan ke masyarakat bahwa kita akan menghadapi even besar, jadi harus menjaga fasilitas yang sudah dibangun," kata Kalla dalam jumpa pers di Wisma Serba Guna, Senayan,  Jakarta, Senin, 19 Februari 2018. 

Kalla menjelaskan, fasilitas untuk pesta olahraga se-Asia ini dibangun  menggunakan anggaran negara dengan tempo yang tidak singkat. Sebab itu,  masyarakat diminta menjaga dan merawat segala fasilitas yang dibangun khusus untuk perhelatan Asian Games yang digelar di Jakarta dan Palembang tersebut.  

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Taman-taman yang rusak itu butuh waktu lama untuk tumbuh kembali. Jadi mari kita jaga bersama," tandas dia.  Wapres berharap kejadian serupa tidak terulang kembali, sehingga tidak mencoreng nama baik bangsa Indonesia. "Semoga tidak ada lagi soal tanaman,"  pungkas Kalla. 

(Baca juga: Anies Minta Ada Pembinaan bagi Suporter Sepak Bola)

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadi Muljono menambahkan, kerusakan SUGBK tak separah pemberitaan di media sosial. Kerusakan terjadi pada pintu 7 dan pintu 9 stadion serta sejumlah panel pembatas kursi penonton. 

"Tidak separah itu, GBK rusak ringan, enggak ada satupun kursi yang rusak,  hanya panel yang rubuh 7 segmen. Sedang kita perbaiki,  pintu 7 dan 9 kita perbaiki," ungkap Basuki. 

Menurutnya, kerusakan parah hanya terjadi pada taman-taman di sekeliling GBK dengan total kerugian secara keseluruhan sebesar Rp150 juta. Anggaran tersebut tidak dibebankan kepada Pemprov DKI Jakarta, melainkan menggunakan dana Kementerian PUPR. 

"Taman-taman 80 persen rusak parah, anggarannya tak lebih dari Rp150 juta," imbuh dia. 


 


(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi