Garis polisi terpasang di lokasi jatuhnya lift di lantai basement Blok M Square. Foto: Koresponden MI.
Garis polisi terpasang di lokasi jatuhnya lift di lantai basement Blok M Square. Foto: Koresponden MI.

Pemelihara Lift Blok M Square Dimintai Keterangan

Deny Irwanto • 19 Maret 2017 16:37
medcom.id, Jakarta: Polres Jakarta Selatan masih menyelidiki insiden jatuhnya lift di Blok M Square, Jakarta Selatan. Penyidik sudah memintai keterangan terhadap sejumlah teknisi, termasuk pihak yang merawat lift.
 
"Kemarin kita lakukan olah TKP dengan Puslabfor. Kita sudah panggil saksi secara estafet, dari pemelihara lift, manajemen, dan engineering," kata Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan Kompol Purwanta saat dikonfirmasi, Minggu 19 Maret 2017.
 
Purwanta menjelaskan, pemeriksaan tidak akan berhenti pada saksi-saksi tersebut. Senin besok, lanjut dia, penyidik kembali akan memeriksa saksi lain untuk mencari keterangan yang lebih jelas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi tersebut, polisi nantinya bisa menarik kesimpulan penyebab jatuhnya lift dari lantai tujuh tersebut. "Apakah itu ada keberatan beban, sensor enggak jalan, atau kelalaian. Dan itu kita lihat dari Puslabfor karena mereka yang berhak beri tahu," beber Purwanta.
 
Baca: Polisi Minta Masyarakat Perhatikan Keselamatan saat Naik Lift
 
Lift di Blok M Square meluncur tak terkendali sekira pukul 13.00 WIB, selepas salat Jumat, 17 Maret 2017. Lift sebenarnya hanya memiliki kapasitas 24 orang tetapi dipaksa diisi 35 orang. Tanda peringatan beban berlebih kala itu telah berbunyi namun diabaikan.
 
Sehari setelah lift jatuh, Polres Metro Jakarta Selatan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Olah TKP menunjukkan ada korban yang tidak terdata. Dari pemeriksaan closed circuit television (CCTV), korban di dalam lift berjumlah lebih dari 30 orang.
 
"Ternyata pada saat terjadi evakuasi oleh warga setempat, ini kami akan memeriksa warga yang melakukan evakuasi. Diduga ada sekitar 30-an yang keluar dari lift tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Budi Hermanto di lokasi, Sabtu 18 Maret 2017.
 

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif