Pria berinisial MY (34), pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi. (dok. Antara)
Pria berinisial MY (34), pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi. (dok. Antara)

Ditetapkan Tersangka, Ini Sosok Pelaku Teror Bom di SDN Srengseh Sawah 15

Adri Prima • 14 Juli 2026 17:58
Ringkasnya gini..
  • Polisi menetapkan MY sebagai tersangka ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 usai mengantongi dua alat bukti.
  • Tersangka dijerat Pasal 601 KUHP dan mengaku mengirim ancaman bom karena iseng, meski motif masih didalami polisi.
  • Ancaman bom dikirim melalui WhatsApp saat upacara MPLS dengan klaim telah menempatkan bom di 11 titik sekolah.

Jakarta: Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan pria berinisial MY, 34, sebagai tersangka kasus ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa. 
 
Seperti yang ramai diberitakan, ancaman tersebut dikirim pada hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin, 13 Juli 2026.
 
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi sedikitnya dua alat bukti.

"Sudah ditetapkan tersangka. Ada dua alat bukti," ujar Iskandarsyah kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026.
 
MY dijerat Pasal 601 KUHP tentang ancaman teror. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku melakukan aksinya karena iseng. Namun, penyidik masih mendalami motif sebenarnya di balik ancaman tersebut.

Polisi juga mengungkap MY pernah mengirimkan pesan ancaman serupa kepada ketua RT di lingkungan tempat tinggalnya. Saat itu, persoalan diselesaikan secara kekeluargaan setelah ketua RT mengajak MY berkomunikasi secara langsung.

Teror bom lewat pesan WhatsApp


Ancaman bom dikirim melalui pesan WhatsApp kepada seorang guru kelas 1 dan staf Tata Usaha (TU) saat upacara hari pertama MPLS berlangsung.
 
Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari pihak sekolah dan melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara.
 
Dalam pesan tersebut, pelaku menyebut telah menempatkan bom di 11 titik di lingkungan sekolah serta mengancam akan meledakkannya dalam hitungan menit. 
 
"Selamat pagi dan salam sejahtera diharap bersiap-siap dengan hitungan menit tempat sekolahan SDN 15 Pagi ini akan meledak dan kami sudah menyiapkan 11 titik," bunyi pesan ancaman tersebut.


 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>