Ilustrasi abrasi/Antara/M Ali Khumaini
Ilustrasi abrasi/Antara/M Ali Khumaini

Abrasi Gerus 60 Persen Pantai di Indramayu

26 Maret 2014 21:13
medcom.id, Indramayu: Sebanyak 60 persen garis pantai di Kabupaten Indramayu sudah tergerus abrasi. Dibutuhkan kesadaran dan peran semua pihak untuk mengatasi permasalahan tersebut.
 
Hal tersebut diungkapkan Kasi Konservasi dan Pemulihan Kualitas Lingkungan Hidup Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Indramayu, Suhartati,Rabu (26/3). "Dari 147 km panjanggaris pantai di Indramayu, 60 persen sudah tergerus abrasi," katanya.
 
Ada pun pesisir pantai yang terparah tergerus abrasi diantaranya berada di Kecamatan Juntinyuat, Krangkeng, Indramayu, Pasekan, Losarang, Kandanghaur, Sukra, dan Patrol.

Dijelaskan Suhartati, abrasi disebabkan beberapa sebab. "Bisa karena faktor alam atau juga karena aktivitas pembangunan," katanya.
 
Rusaknya hutan mangrove yang berfungsi sebagai penahan pun menyebabkan abrasi terus menerus terjadi di Kabupaten Indramayu. "Dari luas hutan mangrove 8.720,35 hektare kondisinya saat ini sudah mengalami kerusakan tingkat sedang," katanya.  
 
Selain itu pembangunan yang menjorok ke laut pun menjadi faktor penyebab terjadinya abrasi pantai di Indramayu.
 
Upaya mengatasi abrasi, lanjut Suhartati, bisa dilakukan dengan berbagai kegiatan vegetasi dan sipil teknis. Untuk vegetasi dilakukan dengan cara menanam kembali hutanmangrove. Sedangkan cara sipil teknis yaitu dengan membangun break water ataupun tembok penahan ombak.
 
"Saat ini kami mendorong industri untuk membantu melakukan penanaman mangrove. Karena kalau pemerintah daerah sendiri, kewalahan," kata Suhartati. (Nurul Hidayah)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AGT)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>