medcom.id Jakarta: PT Media Televisi Indonesia (Metro TV) telah melakukan Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) bersama Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Ketua KPI Pusat Judhariksawan berharap, kritikan yang disampaikan dapat menjadi pelajaran berharga dalam perjalanan siaran Metro TV.
"(Hasil evaluasi) ini menjadi catatan penting, di samping torehan prestasi dan sumbangan Metro TV selama ini dalam pembangunan bangsa," kata Judha di kantor Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta, Gedung Graha Mental Spiritual, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (12/5/2016)
Dalam 10 tahun terakhir, lanjut Judha, Metro TV telah bekerja keras untuk membangun persepsi masyarakat dengan mengedepankan kepentingan publik. Tentunya dengan mengedepankan independensi dan netralitas.
"Setelah melakukan dengar pendapat ini, kami akan melakukan rapat pleno bersama Kementerian Komunikasi dan Informasi," kata Judha.
Menurut Judha, perizinan Metro TV layak mengudara untuk 10 tahun mendatang akan diputuskan usai rapat pleno tersebut. Sementara hasil EDP yang dilakukan hari ini, akan menjadi rekomendasi penilaian.
"Mudah-mudahan tidak ada permasalahan dari penilaian hari ini, sehingga perizinan bisa diberikan," kata Judha.
Sementara itu, Direktur Pemberitaan Metro TV Suryo Pratomo mengatakan bahwa Metro TV akan terus memperbaiki kualitas siaran. Ditegaskan, kontribusi Metro TV akan terus dilakukan sesuai dengan visi untuk membangun demokrasi yang lebih baik.
"Ini ke depan akan menjadi komitmen kami untuk mendengarkan suara dari daerah. Juga persoalan kearifan lokal, yang menjadi tanggung jawab kita semua demi menjaga keutuhan bangsa," pungkas pria yang akrab disapa Tomi ini.
medcom.id Jakarta: PT Media Televisi Indonesia (Metro TV) telah melakukan Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) bersama Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Ketua KPI Pusat Judhariksawan berharap, kritikan yang disampaikan dapat menjadi pelajaran berharga dalam perjalanan siaran Metro TV.
"(Hasil evaluasi) ini menjadi catatan penting, di samping torehan prestasi dan sumbangan Metro TV selama ini dalam pembangunan bangsa," kata Judha di kantor Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta, Gedung Graha Mental Spiritual, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (12/5/2016)
Dalam 10 tahun terakhir, lanjut Judha, Metro TV telah bekerja keras untuk membangun persepsi masyarakat dengan mengedepankan kepentingan publik. Tentunya dengan mengedepankan independensi dan netralitas.
"Setelah melakukan dengar pendapat ini, kami akan melakukan rapat pleno bersama Kementerian Komunikasi dan Informasi," kata Judha.
Menurut Judha, perizinan Metro TV layak mengudara untuk 10 tahun mendatang akan diputuskan usai rapat pleno tersebut. Sementara hasil EDP yang dilakukan hari ini, akan menjadi rekomendasi penilaian.
"Mudah-mudahan tidak ada permasalahan dari penilaian hari ini, sehingga perizinan bisa diberikan," kata Judha.
Sementara itu, Direktur Pemberitaan Metro TV Suryo Pratomo mengatakan bahwa Metro TV akan terus memperbaiki kualitas siaran. Ditegaskan, kontribusi Metro TV akan terus dilakukan sesuai dengan visi untuk membangun demokrasi yang lebih baik.
"Ini ke depan akan menjadi komitmen kami untuk mendengarkan suara dari daerah. Juga persoalan kearifan lokal, yang menjadi tanggung jawab kita semua demi menjaga keutuhan bangsa," pungkas pria yang akrab disapa Tomi ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(NIN)